Media Kampung – Sebuah kapal berbendera India, MSV Faize Noore Oliya, dilaporkan tenggelam di Laut Merah pada Selasa (4/8). Kapal tersebut diserang saat berada di sebelah selatan pelabuhan kota Hodeida, Yaman. Seluruh kru kapal yang terdiri dari 13 warga India dan 1 warga Yaman berhasil diselamatkan oleh penjaga pantai Yaman di kota Mokha.
Fakta Utama Serangan
Pemerintah Yaman melalui media lokal Saba menuduh kelompok milisi Houthi sebagai pelaku serangan yang menyebabkan kapal tersebut tenggelam. Kapal ini dilaporkan terkena proyektil di perairan dekat Yaman. Menteri Perkapalan India, Sarbananda Sonowal, mengecam tindakan serangan yang tidak diprovokasi tersebut dan menegaskan pentingnya menghentikan penargetan kapal komersial di kawasan ini.
Konteks dan Dampak Serangan
Laut Merah merupakan jalur pelayaran strategis yang semakin penting, terutama setelah blokade Selat Hormuz oleh Iran dan berlangsungnya konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Jalur ini menjadi alternatif utama untuk perdagangan internasional, khususnya melalui pelabuhan Yanbu di Arab Saudi yang berperan penting dalam menjaga kelancaran pelayaran global.
Kelompok Houthi sendiri telah menyatakan blokade terhadap jalur laut Arab Saudi sejak bulan lalu dan melancarkan beberapa serangan yang menargetkan kapal tanker serta infrastruktur di wilayah tersebut.
Signifikansi bagi India dan Perdagangan Internasional
India merupakan salah satu negara penyumbang kru kapal terbesar di dunia, dengan data tahun 2025 mencatat sekitar 320 ribu pelaut India yang bertugas di berbagai kapal internasional. Serangan terhadap kapal berbendera India ini menjadi perhatian serius karena dapat mengancam keselamatan pelaut serta kelancaran perdagangan maritim yang melibatkan India.
Juru Bicara Urusan Luar Negeri India, Randhir Jaiswal, menegaskan bahwa penargetan kapal komersial di kawasan harus dihentikan demi menjaga keamanan dan stabilitas jalur pelayaran internasional.
Perkembangan dan Implikasi Keamanan
Insiden ini menambah ketegangan di kawasan Laut Merah yang telah menjadi titik panas konflik dan persaingan geopolitik. Serangan terhadap kapal dagang berpotensi mengganggu pasokan energi dan barang yang melewati jalur tersebut, sehingga berdampak pada perekonomian global.
Penting bagi komunitas internasional untuk meningkatkan pengawasan dan upaya keamanan di Laut Merah guna melindungi jalur pelayaran serta mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.















Tinggalkan Balasan