Media Kampung, Capas – Tim Nasional Thailand meraih kemenangan tipis 1-0 atas Filipina dalam pertandingan lanjutan Grup B Piala AFF 2026 yang berlangsung di New Clark City Athletics Stadium, Capas, Filipina, pada Selasa, 4 Agustus 2026 malam WIB. Gol semata wayang kemenangan dicetak oleh Waris Choolthong pada menit ke-84 melalui sundulan setelah menerima umpan silang dari Picha Autra.

Kemenangan ini membawa Thailand yang dijuluki Gajah Perang semakin dekat untuk memastikan tiket ke semifinal Piala AFF 2026. Saat ini, Thailand memuncaki klasemen Grup B dengan koleksi sembilan poin dari tiga pertandingan, unggul tiga angka dari Myanmar dan Malaysia yang menempati posisi kedua dan ketiga.

Baca juga:

Meskipun berada di puncak klasemen sementara, Thailand belum secara matematis dipastikan lolos ke semifinal. Mereka masih harus menunggu hasil pertandingan berikutnya melawan Myanmar dan laga Malaysia melawan Filipina yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Jika Thailand kalah dari Myanmar dan Malaysia menang dengan selisih gol yang cukup besar atas Filipina, maka Myanmar dan Malaysia yang berpeluang lolos ke semifinal.

Thailand hanya membutuhkan hasil imbang saat menjamu Myanmar pada pertandingan terakhir grup untuk mengamankan posisi semifinal. Jika berhasil lolos sebagai juara Grup B, Thailand akan menghadapi runner-up Grup A yang kemungkinan besar adalah Timnas Indonesia. Indonesia memiliki skuad yang kuat dengan beberapa pemain berkualitas yang membuat pertandingan semifinal diprediksi akan berlangsung ketat.

Baca juga:

Di sisi lain, kekalahan dari Thailand membuat peluang Filipina untuk melaju ke semifinal semakin menipis. Meski demikian, Filipina masih memiliki kesempatan dengan skenario tertentu, meskipun cukup rumit.

Selain persaingan di lapangan, perbandingan menarik datang dari sisi ekonomi kedua negara. Meski Filipina memiliki tarif pajak pertambahan nilai (VAT) sebesar 12%, hampir dua kali lipat dari Thailand yang hanya 7%, kedua negara mengumpulkan jumlah pajak yang relatif sama terhadap ukuran ekonomi mereka. Hal ini menunjukkan perlunya efisiensi dalam pengumpulan pajak di Filipina dibandingkan menaikkan tarif pajak.

Baca juga:

Situasi ini menjadi perhatian khusus mengingat pentingnya pendapatan pajak untuk mendukung pembiayaan negara, terutama pasca pandemi COVID-19. Penyesuaian dan perbaikan sistem perpajakan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan negara tanpa membebani masyarakat dengan tarif pajak yang lebih tinggi.