Media Kampung – Turnamen Game of the Future (GOTF) 2026 di Astana, Kazakhstan, menghadirkan total hadiah yang jauh lebih besar dibandingkan MPL Indonesia. Dua tim Mobile Legends Indonesia, ONIC dan Bigetron, berpeluang meraih hadiah hingga miliaran rupiah dari ajang ini.
GOTF 2026 menyediakan total prize pool sebesar US$900.000 atau sekitar Rp16,2 miliar, lebih tinggi dibandingkan MPL Indonesia yang hanya menawarkan hadiah sekitar US$269.566 atau Rp4,8 miliar. Turnamen ini menjadi salah satu kompetisi Mobile Legends dengan hadiah terbesar di luar Mid Season Cup (MSC).
ONIC dan Bigetron tampil di GOTF 2026 setelah menyelesaikan perjuangan mereka di MSC 2026 di Paris beberapa hari sebelumnya. ONIC berhasil menempati posisi ketiga dan membawa pulang hadiah US$250.000 (sekitar Rp4,5 miliar), sedangkan Bigetron yang terhenti di perempat final mengantongi US$100.000 (sekitar Rp1,8 miliar).
Di GOTF 2026, ONIC bergabung di Grup D bersama PRO Esports, Geekay Esports, dan Alpha7 North, sementara Bigetron langsung menghadapi Team Vamos di laga pembuka fase grup. Kesempatan ini memungkinkan kedua tim memperbesar pundi-pundi hadiah mereka di kancah internasional.
Selain Mobile Legends, GOTF 2026 merupakan ajang phygital sport yang menggabungkan olahraga fisik dan esports dengan berbagai cabang kompetisi, menampilkan lebih dari 800 peserta dari lebih 50 negara. Total hadiah yang disediakan untuk seluruh disiplin mencapai lebih dari US$4 juta.
Turnamen ini menandai langkah besar Kazakhstan sebagai tuan rumah pertama untuk event ini, dengan upacara pembukaan yang meriah di Barys Arena dan kehadiran Presiden Kassym-Jomart Tokayev. Selain kompetisi, konferensi Phygital Sport Summit 2026 juga digelar untuk membahas inovasi teknologi dan masa depan olahraga.
GOTF 2026 menjadi ajang penting bagi tim Indonesia untuk menunjukkan kemampuan dan meraih hadiah besar di tingkat internasional, serta menegaskan posisi Mobile Legends sebagai cabang esports yang terus berkembang dan menarik perhatian dunia.















Tinggalkan Balasan