Media Kampung – Pulsar menghadirkan inovasi terbaru dalam dunia periferal gaming dengan meluncurkan X2F CrazyLight, sebuah mouse gaming yang memiliki bobot hanya 29 gram. Keunikan dari perangkat ini terletak pada desainnya yang hanya berupa setengah tubuh mouse, sehingga mengurangi berat secara signifikan tanpa mengorbankan fungsi utama seperti sensor, switch, dan baterai.
Mouse ini merupakan salah satu yang teringan di pasar, bahkan mengungguli beberapa kompetitornya yang sudah lebih dulu menggunakan metode berat ringan, seperti G-Wolves HSK Pro V2.0 yang berbobot 26,8 gram dan Pulsar X2 CrazyLight Mini dengan bobot 35 gram. Menariknya, Pulsar tidak menggunakan desain kerangka sarang lebah (honeycomb shell) yang umum digunakan pada mouse ringan lain, melainkan mengandalkan potongan setengah tubuh untuk mengurangi bobot.
Teknologi Sensor dan Performa
X2F CrazyLight dipersenjatai dengan sensor SX2 terbaru dari Pulsar, yang meskipun spesifikasinya belum dirilis secara lengkap, diperkirakan merupakan peningkatan dari sensor XS1 generasi sebelumnya. Sensor XS1 mampu mencapai DPI hingga 32.000, kecepatan maksimal 750 IPS, dan akselerasi 50 G, serta mendukung polling rate hingga 8.000 Hz. Untuk perbandingan, mouse gaming unggulan seperti Razer Viper V4 Pro dan Logitech G Pro X2 Superstrike menawarkan spesifikasi sensor yang lebih tinggi, dengan DPI hingga 50.000 dan akselerasi mencapai 90 G.
Desain dan Penggunaan
Desain setengah tubuh mouse ini memang sangat niche dan ditujukan untuk pengguna dengan gaya grip fingertip secara penuh. Hal ini memungkinkan pengurangan berat maksimal untuk meningkatkan kecepatan dan responsivitas dalam permainan kompetitif. Namun, desain ini juga menimbulkan tantangan tersendiri dalam hal kenyamanan dan penggunaan jangka panjang bagi sebagian pemain.
Mouse ini menggunakan baterai berkapasitas 210 mAh yang terlihat jelas dari luar perangkat, namun sayangnya tidak mendukung fitur hot-swappable battery. Fitur tersebut sejatinya dapat membantu pengguna untuk mengganti baterai dengan mudah tanpa mematikan perangkat, sekaligus memungkinkan penggunaan baterai berukuran lebih kecil untuk pengurangan bobot lebih lanjut.
Potensi dan Tantangan di Pasar Gaming
Peluncuran X2F CrazyLight pada 28 September 2026 menandai langkah Pulsar dalam tren mouse gaming ultra ringan yang tengah berkembang. Meskipun demikian, keberhasilan mouse ini sangat bergantung pada keseimbangan antara performa sensor, distribusi berat, dan harga yang akan ditawarkan. Mouse dengan desain unik seperti ini kemungkinan akan menarik perhatian segmen gamer kompetitif yang mengutamakan kecepatan dan presisi.
Dengan banyaknya pilihan mouse kompetitif di pasaran, termasuk yang menggunakan teknologi sensor canggih dan desain ergonomis, Pulsar harus mampu menunjukkan keunggulan khusus yang dapat memenuhi kebutuhan spesifik para gamer profesional dan penggemar esports.
Secara keseluruhan, X2F CrazyLight menjadi inovasi menarik di dunia gaming yang menggabungkan teknologi sensor mutakhir dengan pendekatan desain baru demi pengalaman bermain yang lebih cepat dan responsif.














Tinggalkan Balasan