Media Kampung, Pandeglang – Sebuah video yang memperlihatkan jenazah seorang bocah dibawa menggunakan sepeda motor di Kabupaten Pandeglang menjadi viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi karena akses jalan menuju rumah duka di Kampung Cibuluhuen, Desa Pasirlancar, Kecamatan Sindangresmi, tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Jenazah tersebut dibawa dari rumah sakit di Labuan menuju rumah duka dengan jarak sekitar tiga kilometer melewati jalan desa yang rusak dan bergelombang. Kondisi jalan yang buruk menjadi kendala utama sehingga kendaraan roda empat tidak dapat masuk hingga titik akhir perjalanan.
Fakta Peristiwa
Bocah yang meninggal bernama Muhammad Haetami, siswa kelas III Madrasah Ibtidaiyah (MI). Korban sempat dirawat di rumah sakit setelah mengalami cedera akibat terjatuh dari pohon, dengan hasil rontgen menunjukkan adanya tulang yang bergeser atau patah di bagian tangan.
Sejak awal, keluarga membawa korban berobat menggunakan sepeda motor pribadi dan tidak mengajukan permohonan penggunaan ambulans desa. Alasan keluarga adalah tidak ingin ribet karena proses penggunaan ambulans dianggap lama dan belum tentu cepat ditangani.
Kondisi Pelayanan dan Infrastruktur
Warga setempat, Mugni, menyatakan bahwa pelayanan ambulans desa selama ini belum sigap. Beberapa kejadian sebelumnya warga bahkan terpaksa meminjam ambulans dari desa lain untuk mengangkut pasien. Pengangkutan jenazah menggunakan sepeda motor merupakan hal yang baru terjadi, namun persoalan utama yang disoroti adalah kualitas pelayanan kesehatan, akses jalan, dan fasilitas publik yang masih perlu diperbaiki.
Mugni berharap kejadian ini menjadi evaluasi bagi pemerintah desa untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Tanggapan Pemerintah Daerah
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang, Roni, menyatakan pihaknya akan menerjunkan tim untuk mengecek kondisi jalan desa yang menjadi sorotan dalam video tersebut. Menurut Roni, seluruh ruas jalan berstatus jalan kabupaten di Kecamatan Sindangresmi telah selesai diperbaiki, sedangkan jalan dalam video merupakan jalan desa atau lingkungan.
Roni menambahkan bahwa hasil survei lapangan akan menjadi bahan pertimbangan untuk mengusulkan penanganan jalan tersebut pada tahun 2027 agar akses dan infrastruktur dapat lebih baik.
Kesimpulan
Peristiwa viral jenazah bocah yang dibawa menggunakan sepeda motor di Pandeglang mengungkapkan masalah serius terkait kondisi infrastruktur jalan desa dan pelayanan ambulans yang belum maksimal. Kejadian ini mendorong perhatian terhadap kebutuhan perbaikan fasilitas publik dan pelayanan kesehatan agar masyarakat dapat memperoleh akses yang layak dan tepat waktu.















Tinggalkan Balasan