Media Kampung, Surabaya – Persebaya Surabaya harus puas meraih hasil imbang 1-1 saat menjamu Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo. Kegagalan mengamankan kemenangan ini menjadi sorotan utama pelatih Bernardo Tavares yang menilai penyebab utama kegagalan adalah lemahnya antisipasi terhadap situasi bola mati.
Persebaya sempat unggul terlebih dahulu lewat gol dari Alex Martins yang membakar semangat para pendukung setia Bonek untuk mendukung timnya meraih kemenangan di kandang. Namun, Garudayaksa FC berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan melalui gol Al Hamra Hehanussa.
Fokus pada Permasalahan Bola Mati
Bernardo Tavares menekankan bahwa gol penyama kedudukan yang diterima Persebaya berasal dari skema bola mati, tepatnya dari tendangan sudut pendek yang tidak berhasil diantisipasi dengan baik oleh lini pertahanan. Menurutnya, para pemain bertahan tidak naik secara agresif dan hanya bertahan sejajar, sehingga memberi kesempatan kepada lawan untuk mencetak gol.
“Kami kebobolan melalui skema bola mati. Pada tendangan sudut pendek, garis pertahanan tidak naik dan tetap sejajar, padahal kami perlu menyerang pemain yang membawa bola dengan lebih agresif,” ungkap Tavares.
Dampak Hasil Imbang dan Persiapan ke Depan
Hasil imbang ini menjadi pukulan bagi Persebaya yang memiliki target juara musim ini. Kegagalan meraih tiga poin penuh di kandang sendiri menjadi kerugian yang harus dievaluasi dengan serius oleh tim pelatih dan pemain.
Bernardo Tavares mengaku sangat frustrasi karena tidak mendapatkan hasil maksimal, namun menyadari bahwa hal tersebut merupakan bagian dari dinamika sepak bola. Untungnya, jeda FIFA Matchday memberikan waktu bagi tim untuk melakukan evaluasi dan perbaikan sebelum melanjutkan pertandingan berikutnya.
Persiapan Menjelang Laga Berikutnya
Setelah jeda kompetisi, Persebaya dijadwalkan menghadapi Isenmulang FC pada 9 Oktober mendatang. Pelatih berharap waktu jeda ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperbaiki kelemahan terutama pada aspek bola mati agar performa tim kembali optimal dan mampu bersaing dalam perebutan gelar juara.














Tinggalkan Balasan