Media Kampung, Semarang – Sebuah mobil Toyota Agya berwarna abu-abu di Kota Semarang menjadi sorotan setelah terekam kamera dikejar-kejar oleh beberapa pemotor yang diduga sebagai warga sekitar. Kejadian tersebut terjadi karena mobil ini diduga melakukan tabrak lari setelah menabrak beberapa kendaraan bermotor di kawasan Jrakah, Kecamatan Ngaliyan, pada malam hari.
Peristiwa ini bermula saat mobil Toyota Agya melaju dari arah selatan menuju utara melewati Jalan BSB, Kecamatan Mijen, Sabtu malam (18/7). Menurut keterangan Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, mobil tersebut diduga kurang waspada sehingga menabrak motor Mio yang berjalan di depannya dan motor Supra 125 hitam yang berada di belakang motor Mio.
Setelah menabrak motor-motor tersebut, pengemudi mobil tidak berhenti dan justru melanjutkan perjalanan dengan kecepatan tinggi. Mobil tersebut kemudian menabrak motor Scoopy warna merah di ujung Jalan BSB City Tower, namun pengemudi tetap melarikan diri dari lokasi kejadian.
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut kemudian melakukan pengejaran terhadap mobil Toyota Agya tersebut. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat beberapa pemotor mengejar mobil tersebut di sekitar kawasan Jrakah, Kecamatan Ngaliyan. Mobil itu juga tampak mengalami kerusakan setelah menjadi sasaran kemarahan warga.
Kasi Humas Polrestabes Semarang membenarkan adanya kejadian tersebut dan menambahkan bahwa pengemudi mobil diduga merupakan anggota TNI. Karena itu, penyelidikan kasus ini dilimpahkan kepada Datasemen Polisi Militer (Denpom) TNI untuk proses selanjutnya.
“Informasinya sudah dilimpahkan ke POM TNI untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kompol Riki.
Kasus tabrak lari ini menjadi perhatian khusus karena selain menimbulkan kerugian materi, juga berpotensi membahayakan keselamatan pengendara lain dan masyarakat sekitar. Penyelidikan yang dilakukan oleh POM TNI diharapkan dapat mengungkap fakta secara menyeluruh dan memberikan keadilan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada aparat yang berwenang. Selain itu, pengemudi kendaraan diharapkan selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.















Tinggalkan Balasan