Media Kampung, Surabaya – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Teuku Riefky Harsya mengajak media dan pemerintah daerah Jawa Timur untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Hal ini disampaikan dalam pembukaan Jatim Media Summit (JMS) 2026 yang digelar pada Kamis, 30 Juli 2026, di Whiz Luxe Hotel Spazio, Surabaya.
Forum Strategis Ekonomi Kreatif di Jawa Timur
Jatim Media Summit 2026 mengangkat tema “Ekosistem Ekonomi Kreatif dan Transformasi Beyond Media Jawa Timur”. Forum ini menjadi wadah penting bagi pelaku industri media, pengembang ekosistem digital, dan pemerintah daerah untuk merumuskan arah perkembangan ekonomi kreatif di wilayah tersebut.
Menparekraf menyambut baik kemajuan ekonomi kreatif di Jawa Timur yang berhasil mengintegrasikan nilai budaya lokal dengan inovasi dan teknologi modern. Menurutnya, ekonomi kreatif telah bertransformasi menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi nasional yang berawal dari daerah.
Peran Jawa Timur dalam Ekonomi Kreatif Nasional
Jawa Timur disebut sebagai pilar utama dalam capaian nasional sektor ekonomi kreatif. Dinamika industri kreatif yang aktif di daerah ini menjadikannya destinasi investasi favorit dengan realisasi investasi mencapai Rp136 triliun pada 2026, melampaui target sebesar 134%.
Kinerja ekspor produk kreatif nasional juga melampaui target hingga 120% dengan nilai ekspor mencapai 26,4 miliar dolar AS. Namun, transaksi ekspor berbasis jasa dan konten digital di platform global seperti Netflix dan Spotify masih belum sepenuhnya tercatat secara resmi.
Kontribusi dan Potensi Tenaga Kerja di Sektor Kreatif
Sektor ekonomi kreatif menyerap lebih dari 27,4 juta tenaga kerja di Indonesia, dengan dominasi generasi Z dan milenial sebesar 63% serta pekerja perempuan sebesar 58%. Hal ini menunjukkan sektor ini inklusif dan menjadi solusi nyata pengangguran terdidik.
Penguatan Regulasi dan Kelembagaan
Pemerintah pusat telah menetapkan Peraturan Presiden tentang Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) yang mengatur 21 subsektor industri kreatif. Selain subsektor tradisional, kini subsektor baru seperti modifikasi otomotif, teknologi AI, blockchain, dan konten digital mendapatkan perhatian khusus.
Menparekraf menekankan pentingnya pembentukan Dinas Ekonomi Kreatif di tingkat kabupaten/kota di Jawa Timur sebagai wadah pembinaan bagi pelaku industri kreatif agar produk lokal dapat menembus pasar global.
Kolaborasi Media dan Pemerintah Daerah
Acara JMS 2026 dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, kepala dinas terkait, pimpinan media, serta perwakilan Indonesia Creative Cities Network (ICCN) dan Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan komitmen kolaborasi dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah.
Menparekraf mengajak semua pihak untuk mendukung gerakan “Local Hero Go National dan National Champion Go Global” guna mengangkat produk dan kekayaan budaya lokal Jawa Timur ke pasar nasional dan internasional.















Tinggalkan Balasan