Media Kampung – Tamba by Junsei memperkenalkan konsep unik sebagai tea room dan vinyl listening bar pertama di Bali yang berlokasi di Jalan Danau Tamblingan, Sanur. Tempat ini tidak hanya menawarkan menu teh dan koktail, tetapi juga pengalaman suasana yang berubah sepanjang hari, menggabungkan budaya teh Jepang dengan koleksi musik vinyl berkualitas tinggi.
Konsep dan Suasana Tamba by Junsei
Tamba beroperasi sebagai tea room bergaya Jepang mulai pukul 10.00 pagi hingga sore hari. Suasana yang dihadirkan terasa seperti berada di taman zen dengan desain kontemporer yang dikelilingi hutan bambu, lengkap dengan alunan musik handpan dan koleksi keramik artistik. Pada pukul 17.00, tempat ini berubah menjadi vinyl listening bar dengan fokus pada koktail berbasis fermentasi dan koleksi spirit langka.
Tea Room dengan Pilihan Teh Jepang Kurasi
Menu teh di Tamba menawarkan berbagai pilihan yang dikurasi secara khusus dari Jepang, seperti Okumidori dari Wazuka, Kyoto, yang disajikan sebagai usucha dengan karakter matcha asli. Tersedia pula matcha dari Shizuoka dan Kagoshima yang lebih kaya rasa, dapat dinikmati sebagai latte klasik atau iced matcha. Pilihan lain seperti Hjicha dengan aroma sangrai bernuansa kakao serta Genmaicha yang hangat dengan sentuhan kacang dan gurih ringan turut melengkapi pengalaman teh. Beberapa sajian teh juga dipadukan dengan madu Indonesia tanpa pasteurisasi dari peternakan lebah di Jawa.
Untuk menemani teh, Tamba menyediakan kudapan manis khas Jepang, termasuk pilihan musiman seperti mango mochi dan lemon Earl Grey tart. Tim Tamba juga siap memberikan penjelasan mengenai asal-usul teh, profil rasa, hingga teknik penyajian yang memengaruhi tekstur dan cita rasa.
Vinyl Listening Bar dan Program Koktail
Memasuki malam, Head Bartender Dedi Mulyadi menghadirkan program koktail bertajuk Volume 01 yang mengusung alur mulai dari rasa ringan dan segar menuju rasa yang lebih kompleks dengan benang merah fermentasi, preservasi, dan umami. Menu koktail ini mencakup kreasi seperti Quiet Path dengan sentuhan koji yang gurih, Umetini dengan vermouth kombu yang mendalam, serta Burnt Rice yang unik dengan sirup beras sangrai dan busa brown butter.
Selain koktail, Tamba mengadakan berbagai program mingguan untuk para pencinta musik dan kolektor vinyl, antara lain Wax Wednesdays, Flip Friday, dan Highball Hi-Fi setiap Sabtu. Program tersebut menyajikan vinyl selector dan guest DJ yang menggabungkan musik, koktail, dan sistem audio Hi-Fi khusus agar pengunjung dapat menikmati musik dengan kualitas suara hangat dan nyaman tanpa mengorbankan suasana sosial.
Inovasi dalam Desain dan Audio
Desain interior Tamba mengusung filosofi menggabungkan karakter klasik dengan presisi modern, sejalan dengan konsep teh dan koktail yang ditawarkan. Sistem audio khusus dengan instalasi membran PVC bertingkat tidak hanya menyebarkan cahaya, tetapi juga meningkatkan akustik ruangan, sehingga menciptakan suasana yang hangat dan lembut bagi pengunjung.
Kesimpulan
Tamba by Junsei menghadirkan pengalaman baru di Bali dengan mengintegrasikan tea room bergaya Jepang dan vinyl listening bar yang menyajikan koktail fermentasi unik. Tempat ini menjadi destinasi menarik bagi para pecinta teh, koktail, dan musik vinyl yang mencari suasana nyaman dan inovatif di Sanur.















Tinggalkan Balasan