Media Kampung – Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) 2026 kembali menjadi agenda penting Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk memetakan kualitas lingkungan belajar di satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Survei ini bertujuan mengumpulkan data komprehensif mengenai berbagai aspek pendukung kualitas pembelajaran, seperti budaya belajar, praktik pembelajaran guru, kepemimpinan kepala sekolah, hingga rasa aman dan inklusivitas di lingkungan sekolah. Data hasil survei ini akan diolah dan menjadi bahan utama penyusunan Rapor Pendidikan serta Perencanaan Berbasis Data (PBD) di tingkat sekolah dan pemerintah daerah.

Baca juga:

Jadwal dan Pelaksanaan Sulingjar 2026

Pelaksanaan Sulingjar 2026 dimulai dengan cut off data responden pada 30 Juli 2026. Kartu login bagi peserta dapat dicetak mulai 10 hingga 19 Juli 2026, sementara pengisian survei dilakukan secara daring mulai 20 Juli hingga 17 Agustus 2026. Survei ini berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Peserta dan Cara Mengisi Survei Lingkungan Belajar

Responden Sulingjar terdiri dari kepala sekolah dan guru yang terdaftar di Dapodik atau EMIS, baik yang berstatus PNS maupun PPPK. Pengisian survei dilakukan melalui portal resmi https://surveilingkunganbelajar.kemendikdasmen.go.id dengan memasukkan NPSN, token pribadi, dan NIK.

Setiap guru akan mendapatkan paket soal yang berbeda sesuai peran dan jenjang pendidikannya. Sebagai contoh, guru wali kelas SD mengisi paket soal yang terdiri dari 54 pertanyaan yang harus dijawab sesuai kondisi nyata di sekolah. Survei ini bukan tes kompetensi atau penilaian kinerja individu, melainkan alat evaluasi kondisi lingkungan belajar secara menyeluruh.

Baca juga:

Manfaat dan Fungsi Survei Lingkungan Belajar

Hasil dari Sulingjar menjadi sumber data penting bagi Kemendikdasmen dan pemerintah daerah dalam menyusun Rapor Pendidikan yang menggambarkan mutu pendidikan di masing-masing satuan pendidikan. Selain itu, data ini membantu dalam perencanaan berbasis data untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan lingkungan sekolah secara berkelanjutan.

Kunci Jawaban sebagai Referensi

Bagi guru yang mengalami kesulitan dalam mengisi survei, tersedia kunci jawaban sebagai referensi, misalnya untuk paket guru wali kelas SD. Namun, pengisian harus tetap didasarkan pada kondisi nyata agar data yang diperoleh akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Perubahan Pola Pengalaman Belajar

Survei ini juga penting untuk memahami dinamika lingkungan belajar yang kini semakin dipengaruhi oleh teknologi dan media sosial. Fenomena seperti perubahan pola pengalaman belajar dan eksplorasi sekolah menjadi bagian yang dapat dipetakan melalui survei ini.

Baca juga:

Dengan pelaksanaan Sulingjar 2026, Kemendikdasmen berharap dapat terus meningkatkan mutu pendidikan nasional melalui data yang valid dan komprehensif, serta mendukung perencanaan pendidikan yang lebih tepat sasaran dan efektif.