Media Kampung – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengambil langkah strategis untuk mempercepat swasembada gula nasional dengan fokus pada peremajaan tanaman tebu dan penanganan hambatan di industri gula.

Dalam upaya meningkatkan produktivitas tebu, Kementerian Pertanian meluncurkan program bongkar ratoon yang memberikan bantuan bibit tebu unggul secara gratis dan pengolahan lahan tanpa biaya. Program ini bertujuan mengganti tanaman tebu yang telah melewati masa produktif, sehingga hasil panen dapat meningkat signifikan. Petani tebu dari berbagai daerah, seperti Banyuwangi, mengapresiasi program ini karena memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan mereka dan produktivitas lahan.

Baca juga:

Amran menargetkan Indonesia dapat mencapai swasembada gula putih paling lambat dalam dua tahun dengan produksi nasional mencapai 3 juta ton pada 2029. Langkah percepatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan didukung alokasi anggaran sekitar Rp9 triliun untuk sektor pertanian, khususnya pergulaan.

Namun, dalam rapat percepatan swasembada gula bersama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Amran juga menyoroti adanya hambatan berupa dugaan penolakan tujuh perusahaan dalam menyerap tebu dan gula hasil petani. Ia meminta Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Kepolisian untuk segera memeriksa perusahaan-perusahaan tersebut guna memastikan kepentingan petani tetap diprioritaskan dan praktik usaha yang merugikan negara maupun petani dapat dihindari.

Baca juga:

Selain itu, Amran juga mendorong peningkatan mekanisasi pertanian agar proses budidaya dan panen lebih cepat dan efisien, sekaligus menekan biaya produksi. Ia berharap pemerintah dapat terus memberikan dukungan berupa alat-alat pertanian, seperti traktor, kepada kelompok tani guna mendukung produktivitas yang berkelanjutan.

Di sisi lain, Amran juga menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi. Baru-baru ini, ia sempat terlambat mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto karena menghentikan perjalanan untuk menolong korban kecelakaan lalu lintas di Jakarta. Aksi cepat dan sigap tersebut viral di media sosial dan menunjukkan sisi kemanusiaan seorang menteri yang tidak hanya fokus pada tugas pemerintahan namun juga peduli terhadap keselamatan masyarakat.

Baca juga:

Dengan berbagai upaya dan langkah nyata tersebut, para petani optimistis dukungan pemerintah dan sinergi antara petani, pemerintah, dan PT SGN dapat mewujudkan swasembada gula nasional yang menjadi impian lama bangsa.