Media Kampung – Persib Bandung memastikan akan tampil tanpa Mariano Peralta dalam dua pertandingan awal Piala Presiden 2026. Gelandang serang asal Argentina ini belum bisa dimainkan karena masih menyelesaikan proses administrasi dan dokumen kepindahan.

Pelatih Persib, Igor Tolic, menyampaikan bahwa kedatangan Peralta ke Bandung juga mengalami penundaan. Pemain berusia 27 tahun tersebut awalnya dijadwalkan tiba pada 24 Juli 2026, namun mundur ke pekan berikutnya akibat proses administrasi yang belum selesai.

Baca juga:

Igor menambahkan setelah Peralta tiba, tim pelatih akan melakukan evaluasi kondisi fisiknya sebelum menentukan kapan ia bisa dimainkan. Selain itu, Peralta juga harus menjalani adaptasi dan mengikuti sesi latihan bersama tim terlebih dahulu. Fokus utama adalah memastikan Peralta dalam kondisi terbaik untuk menghadapi laga playoff AFC Cup pada 31 Agustus 2026 melawan Manila Digger, sehingga pelatih tidak ingin mengambil risiko terburu-buru memainkannya.

Piala Presiden 2026 menjadi ajang persiapan penting bagi Persib untuk menatap musim kompetisi 2026/2027. Pada laga perdana, Persib akan menghadapi Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada 25 Juli 2026. Pertandingan ini sarat gengsi karena Persib merupakan juara I-League musim 2025-2026, sedangkan Arema FC adalah klub dengan rekor juara terbanyak Piala Presiden.

Baca juga:

Meski tanpa Peralta di awal turnamen, Persib akan memaksimalkan kesempatan ini untuk menguji komposisi skuad dan memberikan kesempatan kepada pemain baru. Kedua tim membawa banyak pemain baru sebagai persiapan menghadapi kompetisi musim depan. Pertemuan antara Persib dan Arema juga menjadi ajang adu strategi dan adaptasi pemain baru dari kedua kubu.

Statistik pertemuan antara Persib dan Arema menunjukkan Persib unggul dengan 12 kemenangan dari 34 laga, berbanding delapan kemenangan Arema dan 14 laga berakhir imbang. Dukungan penuh dari Bobotoh menjadi modal tambahan bagi Persib untuk meraih hasil positif di laga pembuka Piala Presiden 2026.

Baca juga: