Media Kampung, Bandar Lampung – Lapas Kelas I Bandar Lampung berencana menghadirkan program pendidikan Strata 1 (S1) bagi warga binaan melalui kerja sama dengan Universitas Bandar Lampung (UBL). Program ini ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2026 dan menjadi bagian dari kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk meningkatkan kualitas pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Bandar Lampung, Gatot Suariyoko, mengatakan program ini merupakan inovasi pembinaan kepribadian yang membuka akses pendidikan tinggi bagi warga binaan. “Kami bekerja sama dengan Universitas Bandar Lampung untuk menyelenggarakan program pendidikan S1 bagi warga binaan yang berminat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi,” ujar Gatot di ruang kerjanya, Kamis (23/7/2026).

Baca juga:

Selama ini, Lapas Kelas I Bandar Lampung telah menjalankan berbagai program pembinaan kepribadian, seperti kepramukaan bersama Gerakan Pramuka, pendidikan melalui PKBM Nusa Indah, pembinaan kerohanian bersama Kementerian Agama, serta kegiatan olahraga dan seni. Salah satu hasil pembinaan seni adalah grup musik warga binaan yang telah meraih prestasi di berbagai perlombaan.

Baca juga:

Program pendidikan yang sudah berjalan meliputi Kejar Paket A, B, dan C bekerja sama dengan PKBM Nusa Indah, yang memungkinkan warga binaan memperoleh ijazah setara SD, SMP, dan SMA. Kehadiran program S1 menjadi terobosan baru karena memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk menempuh pendidikan tinggi selama menjalani masa pidana.

Baca juga:

“Harapannya masyarakat melihat bahwa warga binaan juga memiliki kesempatan menempuh pendidikan hingga jenjang S1 meskipun berada di dalam lapas,” kata Gatot. Ia menambahkan, target pembinaan pada 2026 adalah seluruh program berjalan optimal, termasuk terealisasinya kerja sama pendidikan tinggi tersebut.