Media Kampung – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Kementerian Pertahanan melanjutkan program pemanfaatan ruas tol sebagai landasan darurat pesawat tempur. Tiga ruas tol baru disiapkan, yaitu Tol Sigli-Banda Aceh di Sumatera, serta Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) dan Tol Jakarta-Cikampek II (Japek II) di Jawa.
Menteri PU Dody Hanggodo mengungkapkan, setelah uji coba di Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Lampung) pada Februari lalu, pihaknya diminta Menteri Pertahanan untuk menyiapkan ruas tol di ujung Sumatera, yakni Sigli-Banda Aceh. “Yang sudah dicoba di Lampung. Kemudian Pak Menhan minta lagi yang di ujung Sumatera mungkin Aceh-Sigli yang akan kita coba di situ,” kata Dody di Jakarta, Rabu (22/7).
Tol Probowangi dan Japek II
Untuk wilayah Jawa, dua ruas tol yang disiapkan adalah Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) dan Tol Jakarta-Cikampek II (Japek II). Dody menambahkan, di Tol Probowangi juga akan digunakan sebagai percontohan penggunaan Aspal 30, campuran aspal impor dan aspal Buton untuk mengurangi impor aspal.
Uji Coba Sebelumnya
Pada 9-11 Februari lalu, Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sempat ditutup sementara untuk simulasi pendaratan jet tempur Super Tucano dan F-16. Penutupan dilakukan pada segmen Gerbang Tol Lambu Kibang (KM 202036) hingga Gerbang Tol Simpang Pematang (KM 239907). Kedua jet berhasil mendarat dengan aman dan lancar.
Wakil Menteri Pertahanan, Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, mengatakan uji coba tersebut merupakan bagian dari penguatan sistem pertahanan negara dengan memanfaatkan infrastruktur sipil untuk kepentingan darurat.
Program ini menunjukkan sinergi antara Kementerian PU dan Kementerian Pertahanan dalam mengoptimalkan infrastruktur jalan tol untuk mendukung ketahanan nasional. Rencananya, uji coba di ruas tol Sigli-Banda Aceh dan Probowangi akan dilakukan dalam waktu dekat.













