Media Kampung – Panglima TNI akan bentuk 37 Kodam, 15 Lantamal, serta delapan Pasmar sambil menyiapkan 514 batalyon teritorial pembangunan di seluruh kabupaten Indonesia, sebagai bagian dari strategi pertahanan defensif aktif.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pada acara retret Ketua DPRD di Akademi Militer Magelang bahwa pembangunan BTP (Batalyon Teritorial Pembangunan) akan menjadi tulang punggung pengamanan daerah.
Target pemerintah adalah 514 batalyon, dengan 150 batalyon telah selesai dibangun pada tahun 2025; sisanya 364 batalyon akan dibangun secara bertahap hingga seluruh kabupaten tercover.
Satu batalyon diperkirakan menampung antara 700 hingga 1.000 prajurit, dilengkapi unit logistik, intelijen, dan tim penghubung masyarakat.
BTP tidak hanya berfungsi sebagai pasukan pertahanan, tetapi juga sebagai agen pembangunan sosial, membantu proyek infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan di tingkat lokal.
‘BTP menjadi jembatan antara TNI dan masyarakat, meningkatkan rasa aman sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi,’ ujar Menhan Sjafrie dalam sambutannya.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerima tugas khusus untuk mengkoordinasikan pembentukan batalyon di setiap kabupaten, memastikan standar operasional dan kesiapan pasukan.
Sejalan dengan pembentukan batalyon, TNI berencana menambah 37 Kodam agar selaras dengan jumlah provinsi, serta menambah 15 Lantamal dan delapan Pasmar untuk memperkuat pertahanan maritim.
Revisi Undang‑Undang TNI dan RUU Ketahanan serta Keamanan Siber menjadi landasan hukum bagi restrukturisasi organisasi militer ini.
Menhan menambahkan bahwa BTP juga akan melindungi infrastruktur strategis seperti kilang dan terminal Pertamina, yang krusial bagi kedaulatan energi nasional.
Per 20 April 2026, 150 batalyon telah aktif, sementara proses pembentukan Kodam baru, Lantamal, dan Pasmar tengah dalam tahap perencanaan dan alokasi anggaran.
Dengan progres saat ini, pemerintah optimis seluruh 514 batalyon akan beroperasi paling lambat akhir 2027, mengokohkan pertahanan wilayah dan memperkuat stabilitas nasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan