Media Kampung, Banyuwangi – Sebuah kapal nelayan bernama Inovasi terbalik setelah dihantam ombak besar di perairan Pelawangan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, pada Senin, 20 Juli 2026, pagi. Peristiwa ini mengakibatkan dua orang anak buah kapal (ABK) meninggal dunia dan dua lainnya hilang.
Kapal yang mengangkut 33 ABK tersebut tengah dalam perjalanan pulang dari melaut sekitar pukul 04.00 WIB. Saat tiba di perairan Pelawangan, kondisi gelombang masih tenang, namun tiba-tiba kapal terbawa arus dan dihantam ombak besar hingga mesin mati dan kapal terbalik.
Korban Meninggal dan Hilang
Dua korban meninggal dunia telah teridentifikasi, yaitu Purnomo (69 tahun), warga Desa Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, dan Junairi (46 tahun), warga Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Sementara itu, dua ABK yang masih dalam pencarian adalah Pendik (34 tahun) dan Lukman (25 tahun), keduanya warga Desa Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi.
Proses Evakuasi dan Pencarian
Kapolsek Purwoharjo, IPTU Agus Suhartono, menjelaskan bahwa saat kejadian, seluruh ABK berusaha menyelamatkan diri dengan berenang atau menggunakan alat bantu seperti galon. Dua korban ditemukan dalam kondisi terapung di sekitar perairan tersebut. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Banyuwangi, Polsek Purwoharjo, dan instansi terkait terus melakukan pencarian terhadap dua ABK yang hilang.
Jenazah kedua korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan setelah keluarga menolak dilakukan autopsi. Proses pencarian masih berlangsung hingga berita ini diturunkan.













