Media Kampung, MalangAktivitas fisik secara rutin menjadi salah satu cara efektif menjaga kesehatan jantung di tengah gaya hidup modern yang minim gerak. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Dea Ari Kurniawan, mengingatkan pentingnya membiasakan pola hidup aktif untuk menekan risiko penyakit jantung.

Menurut dr. Dea, orang dewasa disarankan melakukan aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu dengan intensitas sedang. “Salah satu ciri olahraga intensitas sedang adalah ketika kita masih bisa berbicara, tetapi tidak mampu mengucapkan satu kalimat panjang tanpa berhenti mengambil napas,” jelasnya di Malang, Jumat (17/7/2026).

Baca juga:

Berbagai jenis olahraga seperti jalan cepat, jogging, atau bersepeda bisa dipilih. Durasi tersebut dapat dibagi menjadi 30 menit per hari selama lima hari dalam seminggu agar lebih mudah diterapkan. Dr. Dea menegaskan bahwa olahraga tidak harus dilakukan sekaligus dalam satu sesi; jika memiliki keterbatasan waktu, masyarakat dapat membaginya menjadi beberapa sesi pendek sepanjang hari.

“Olahraga tidak harus dilakukan terus-menerus dalam satu waktu. Yang terpenting adalah total durasi aktivitas fisik tetap terpenuhi sesuai anjuran,” ujarnya.

Baca juga:

Selain rutin berolahraga, dr. Dea juga mengingatkan untuk mengurangi kebiasaan duduk terlalu lama. Berdiri, berjalan ringan, atau melakukan peregangan setiap satu jam dinilai lebih baik dibanding duduk tanpa jeda sepanjang hari. “Pola hidup aktif jauh lebih penting daripada hanya mengandalkan olahraga sesekali,” tambahnya.

Ia berharap masyarakat mulai membangun kebiasaan bergerak dalam aktivitas sehari-hari, baik di rumah maupun di tempat kerja. Konsistensi menjalani gaya hidup aktif menjadi langkah sederhana yang efektif untuk menjaga kesehatan jantung sekaligus mencegah berbagai penyakit tidak menular.

Baca juga: