Media Kampung, Bintan — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Uban menerbitkan sebanyak 3.169 paspor sepanjang Semester I 2026. Jumlah ini meningkat 2,66 persen atau bertambah 82 dokumen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Uban, Adi Hari Pianto, mengatakan capaian tersebut merupakan pondasi untuk mewujudkan target organisasi sepanjang tahun 2026. “Kinerja yang kami raih hingga Semester I ini adalah langkah awal untuk berkomitmen terus, meningkatkan mutu pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berintegritas, sekaligus memperkuat pengawasan keimigrasian demi menjaga kedaulatan negara,” ujarnya, Kamis, 16 Juli 2026.

Baca juga:

Rincian Penerbitan Paspor

Dari total 3.169 paspor yang diterbitkan, permohonan paspor baru mencapai 1.761 dokumen, permohonan penggantian paspor sebanyak 1.389 dokumen, dan layanan perubahan data sebanyak 19 permohonan. Sementara itu, terdapat 109 permohonan paspor yang dibatalkan secara sistem karena keterlambatan pembayaran, pemohon tidak hadir sesuai jadwal tanpa melakukan reschedule, berkas persyaratan yang tidak valid atau palsu, serta indikasi sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural.

Pelayanan Izin Tinggal WNA Meningkat

Pelayanan keimigrasian bagi warga negara asing (WNA) juga menunjukkan tren positif. Sebanyak 116 permohonan izin tinggal dan dokumen keimigrasian berhasil diproses, meningkat 20,83 persen dibandingkan 96 permohonan pada periode yang sama tahun lalu.

Baca juga:

Rinciannya meliputi 26 permohonan Izin Tinggal Kunjungan (ITK), 78 permohonan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) yang meningkat 44,4 persen, 1 permohonan Izin Tinggal Tetap (ITAP) yang sebelumnya nihil, 7 permohonan alih status keimigrasian, 2 permohonan Anak Berkewarganegaraan Ganda (ABG) atau Affidavit, dan 2 permohonan Multiple Re-Entry Permit (MREP).

Adi Hari Pianto menegaskan bahwa Kantor Imigrasi Tanjung Uban terus memperkuat fungsi pelayanan publik, fasilitator pembangunan ekonomi, serta penegakan hukum dan keamanan di wilayah kerjanya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemanfaatan layanan berbasis digital.

Baca juga: