Media Kampung – Wajah Trump bakal muncul di edisi khusus paspor AS yang dirilis untuk memperingati Hari Kemerdekaan ke‑250, menjadikannya elemen visual pertama yang menampilkan mantan presiden pada dokumen perjalanan resmi Amerika Serikat.

Paspor tersebut dijadwalkan terbit pada Juli 2026 dengan stok terbatas dan distribusi eksklusif di Kantor Paspor Washington, sehingga setiap warga negara yang mengajukan permohonan setelah peluncuran berpotensi menerima versi berfoto Trump.

Seorang pejabat pemerintah yang tidak disebutkan namanya menyatakan, “Desain paspor dengan gambar mantan presiden akan tersedia bagi setiap warga Amerika yang mengajukan permohonan paspor setelah resmi diluncurkan,” menegaskan bahwa produksi akan berlanjut hingga persediaan habis.

Juru bicara Gedung Putih menambahkan, “Paspor dengan wajah Trump di tengahnya merupakan cara hebat bagi warga AS untuk merayakan ulang tahun kemerdekaan ke‑250 dan menumbuhkan rasa kebanggaan nasional,” menggarisbawahi tujuan simbolik program tersebut.

Desain edisi khusus menampilkan sketsa pensil wajah Trump yang ditempatkan di atas teks proklamasi kemerdekaan, memberi kesan artistik sekaligus menonjolkan figur politik dalam konteks historis.

Paspor AS standar saat ini menggunakan beragam sampul bertema peristiwa bersejarah, seperti pendaratan di Bulan, Patung Liberty, atau peta wilayah, sementara edisi khusus ini menjadi variasi yang menekankan perayaan patriotik.

Pihak berwenang belum mengonfirmasi apakah warga dapat menolak desain tersebut atau memilih alternatif, sehingga proses permohonan paspor pada masa transisi ini masih menyisakan ketidakpastian bagi pemohon.

Penggunaan citra Trump tidak terbatas pada paspor; pemerintah AS juga merencanakan koin emas edisi terbatas dengan potret mantan presiden serta memperkenalkan uang kertas yang menampilkan tanda tangannya sebagai bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan ke‑250.

Selain itu, pusat kebudayaan nasional yang sebelumnya bernama Kennedy Center resmi diganti menjadi Trump‑Kennedy Center pada Desember 2025, menandai langkah lain dalam upaya menempelkan nama dan citra Trump pada fasilitas publik.

Para pengamat politik mencatat bahwa langkah-langkah ini menimbulkan perdebatan tentang pemisahan simbol negara dan figur politik, namun pemerintah menegaskan bahwa semua inisiatif bersifat simbolik dan tidak memengaruhi fungsi administratif paspor.

Hingga kini, proses pencetakan paspor edisi khusus telah dimulai di Bureau of Consular Affairs, dengan perkiraan produksi mencapai beberapa ribu unit sebelum stok habis, dan belum ada jadwal tambahan produksi.

Warga Amerika yang ingin memperoleh paspor dengan wajah Trump dapat mengajukan permohonan melalui kantor paspor Washington, sementara mereka yang menunggu versi standar diharapkan menunggu ketersediaan kembali setelah persediaan khusus selesai.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.