Media Kampung, Tulang Bawang Barat — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) memproyeksikan pendapatan daerah mencapai Rp1,75 triliun pada Tahun Anggaran 2027. Target tersebut disampaikan Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, dalam Rapat Paripurna DPRD setempat, Kamis (16/7/2026).

Rapat yang dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, serta pejabat daerah itu membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Dokumen ini menjadi pedoman penyusunan APBD 2027.

Baca juga:

Rincian Proyeksi Pendapatan dan Belanja

Dalam paparannya, Nadirsyah merinci target pendapatan daerah sebesar Rp1.758.097.582.232. Angka itu terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp75.830.379.220 dan pendapatan transfer sebesar Rp1.682.267.203.012.

Sementara itu, belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp1.716.119.755.083, yang dialokasikan untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer. Adapun penerimaan pembiayaan direncanakan sebesar Rp30,2 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp72,17 miliar.

Baca juga:

Nadirsyah menjelaskan, penyusunan KUA-PPAS 2027 telah memperhatikan harmonisasi kebijakan fiskal nasional melalui Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD)-PERDANA, sebagai dasar sinkronisasi dengan APBN.

Harapan Pemerintah Daerah

“Kami berharap usulan yang telah disampaikan kepada Kementerian Keuangan melalui SIKD-PERDANA dapat disetujui seluruhnya demi terwujudnya peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Nadirsyah.

Baca juga:

Ia menegaskan, rancangan KUA-PPAS tersebut akan menjadi acuan dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun Anggaran 2027. Sinergi antara eksekutif dan legislatif diharapkan terus terjalin untuk mewujudkan Tubaba yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.