Trump Batalkan Rencana Pungutan di Selat Hormuz
Media Kampung, Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi membatalkan rencana kontroversial untuk mengenakan biaya 20 dolar bagi setiap kapal yang melintasi Selat Hormuz. Keputusan ini diambil setelah desakan dari sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk.
Kebijakan tersebut akan digantikan dengan komitmen investasi langsung dari negara-negara Teluk ke Amerika Serikat, meskipun detail nilai dan negara partisipan belum dijelaskan. Perubahan sikap ini memperkuat fenomena yang dikenal sebagai ‘TACO’ (Trump Always Chickens Out) di kalangan pelaku pasar.

Meskipun pungutan dibatalkan, AS justru mengumumkan penerapan kembali blokade terhadap aktivitas pelayaran Iran di kawasan tersebut. Sebelumnya, rencana pungutan sempat memicu lonjakan harga minyak mentah acuan global Brent mendekati 86 dolar AS per barel.
Negara-negara Teluk menolak pungutan ini karena khawatir akan menjadi preseden bagi negara lain, termasuk China, untuk memberlakukan pungutan serupa di jalur pelayaran strategis lainnya. Jika diterapkan, pungutan diperkirakan mencapai 30 juta dolar AS untuk setiap kapal tanker raksasa bermuatan penuh.
Dari sisi ekonomi domestik, analisis ClearView Energy Partners menunjukkan pungutan tersebut dapat menambah sekitar 37 sen per galon pada harga bensin di AS, berpotensi menghambat upaya Trump menekan inflasi menjelang pemilu paruh waktu.

Ikat Rambut Erling Haaland Laris Manis
Di sisi lain, efek Piala Dunia 2026 juga terasa pada aksesori pribadi pemain timnas Norwegia, Erling Haaland. Ikat rambut khas yang selalu digunakannya dalam pertandingan dan didesain khusus untuknya, kini telah terjual habis.
Ikat rambut tersebut merupakan merek Kknekki, diproduksi oleh Dooji Co., perusahaan yang berbasis di Kompleks Industri Namsan di Chuncheon, Korea Selatan. Kknekki dikenal karena daya tahan dan kenyamanannya, mampu tetap di tempat bahkan saat berolahraga berat.
Haaland memilih sendiri warna untuk Haaland Edition yang berisi 8 ikat rambut, dengan harga 28 euro atau setara Rp 577.517. Peningkatan popularitas ini mendorong lonjakan pesanan signifikan. Berdasarkan informasi dari situs resmi Kknekki, edisi khusus Haaland kini telah habis terjual dan tidak akan di-restock.

Haaland tidak hanya sekadar pengguna, tetapi juga telah berinvestasi di perusahaan Kknekki di Norwegia. Hubungan antara CEO Dooji, Cho Hyun-tae, dan Haaland bermula di Premier League, di mana Cho secara khusus membuatkan ikat rambut yang sesuai dengan warna klub Manchester City.



















Tinggalkan Balasan