Media Kampung, Singaraja — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng terus memperkuat pendidikan demokrasi kepada kalangan pelajar. Melalui program Pendidikan Pemilih bagi Pemilih Pemula yang digelar dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sebanyak 407 siswa baru di SMKN 1 Kubutambahan mendapatkan pemahaman awal mengenai pentingnya peran warga negara dalam proses demokrasi.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026, pukul 09.00 hingga 10.00 WITA itu diikuti oleh seluruh siswa baru. Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Buleleng, Ngurah Cahyudi Wiratama, hadir sebagai narasumber untuk memberikan materi seputar kepemiluan kepada para peserta.

12 Point Penting Pidato Perdana Presiden Prabowo Subianto
Baca juga:
12 Point Penting Pidato Perdana Presiden Prabowo Subianto

Dalam pemaparannya, Ngurah Cahyudi Wiratama menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan demokrasi. Ia juga mengingatkan para pelajar sebagai calon pemilih agar memahami hak dan kewajibannya sejak dini sebelum nantinya menggunakan hak pilih pada Pemilu.

“Pemilih pemula memiliki peran penting dalam menentukan arah demokrasi. Karena itu, sejak di bangku sekolah mereka perlu memahami hak dan kewajiban sebagai pemilih, serta menggunakan hak pilih secara cerdas, rasional, dan bertanggung jawab dalam setiap penyelenggaraan Pemilu,” ujarnya.

Laksana Fenomena “Kodok Rebus”, Warga Banua Diajak Bangkit dari Sikap Diam Menghadapi Berbagai Persoalan
Baca juga:
Laksana Fenomena “Kodok Rebus”, Warga Banua Diajak Bangkit dari Sikap Diam Menghadapi Berbagai Persoalan

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para siswa terlihat antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar penyelenggaraan Pemilu, hak memilih, hingga proses yang dilakukan KPU dalam memastikan pelaksanaan pemilihan berlangsung sesuai ketentuan.

Antusiasme peserta menjadi gambaran besarnya minat generasi muda untuk mengenal sistem demokrasi dan kepemiluan. Diskusi yang berlangsung selama kegiatan memberikan ruang bagi para siswa untuk memahami berbagai aspek kepemiluan secara lebih dekat dan mudah dipahami.

Konstitusi Korea Selatan: Fondasi Demokrasi yang Hidup dan Tangguh
Baca juga:
Konstitusi Korea Selatan: Fondasi Demokrasi yang Hidup dan Tangguh

Melalui kegiatan pendidikan pemilih ini, KPU Kabupaten Buleleng berharap para siswa memiliki bekal pengetahuan yang cukup sebelum memasuki usia memilih. Dengan pemahaman tersebut, para pemilih pemula diharapkan mampu berpartisipasi aktif dalam setiap Pemilu dan menggunakan hak pilihnya secara bijak demi mendukung penyelenggaraan demokrasi yang berkualitas.