Media Kampung, Bangkok — Sedikitnya 27 orang tewas dan lebih dari 70 lainnya luka-luka dalam kebakaran hebat yang melanda Pub Rong Beer Na Lat Phrao di Bangkok, Thailand, pada Minggu (13/7/2026) tengah malam. Api diduga berasal dari korsleting pada sistem pendingin udara di langit-langit bangunan.
Ledakan terjadi begitu cepat sehingga banyak pengunjung tak sempat menyelamatkan diri. “Ada ledakan, lalu ledakan lagi dengan sangat cepat. Tidak ada jalan keluar sama sekali,” kata Usa Tadsree (41) kepada Reuters, Selasa (14/7). Ia selamat karena sedang merokok di luar pub saat kejadian. Dua temannya tewas di dalam.
Kesaksian Korban Selamat
Usa mengaku kehilangan akal saat melihat jasad sahabatnya dievakuasi. “Rasanya seperti dia hanya sedang tidur,” ujarnya. Ia duduk terpukau di pinggir jalan saat petugas mengevakuasi korban.
Petugas penyelamat menggunakan senter untuk memeriksa reruntuhan. Tim forensik mengumpulkan sidik jari korban untuk identifikasi.
Musisi dan Pekerja Jadi Korban
Suasana duka menyelimuti Institut Kedokteran Forensik Bangkok. Jansuda Tanla (41) mencari putra semata wayangnya, Din (27), vokalis band pop rock yang sedang tampil malam itu. “Saya hanya punya satu putra,” katanya sambil menangis. Belakangan, Din dipastikan tewas bersama rekannya, pemain keyboard Kwang.
“Sebagai sesama musisi saya sangat terpukul. Tempat hiburan seharusnya memiliki lebih banyak pintu keluar darurat,” kata Sakhon Meeplian, sahabat Kwang.
Kaewudon Pongpanee, seorang pelayan, berusaha menyelamatkan adiknya yang juga bekerja di pub. “Asapnya sangat tebal dan panas, saya tidak bisa masuk,” katanya. Adiknya, Pongpaset Pongpanee (21), yang merantau dari Laos, tewas. Nasib serupa dialami Sittipong Chaiyo (23), baru sebulan bekerja sebagai pelayan.
Penyebab Kebakaran Diselidiki
Otoritas penanggulangan bencana Bangkok menduga api berasal dari korsleting AC. Polisi menyelidiki kemungkinan pintu darurat terhalang, instalasi listrik kelebihan beban, dan material bangunan mudah terbakar. Para penyelidik berupaya memastikan mengapa api menyebar begitu cepat.






















Tinggalkan Balasan