Media Kampung, Washington — Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran untuk ketiga kalinya dalam sepekan setelah Garda Revolusi Iran menutup Selat Hormuz. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi serangan itu atas perintah Presiden Donald Trump sebagai respons terhadap serangan terhadap kapal sipil yang melintasi selat tersebut.
Sebuah kapal kontainer berbendera Siprus, M/V GFS Galaxy, mengalami kerusakan parah di ruang mesin dan terbakar setelah diserang. Seorang awak kapal dilaporkan hilang dan kapal kini terdampar di Selat Hormuz. Iran sebelumnya menyatakan selat tersebut ditutup kembali setelah sebuah kapal menggunakan rute yang tidak sah.
Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman. Sekitar seperlima konsumsi minyak dunia melewati selat ini. Penutupan dan serangan terbaru meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah dan berpotensi mengganggu pasokan energi global.























Tinggalkan Balasan