Media Kampung, Way Kanan – Di tengah maraknya konveksi modern dan produk pakaian pabrikan yang lebih murah, usaha jahit rumahan masih menjadi pilihan masyarakat untuk membuat maupun memperbaiki pakaian. Para penjahit lokal mengandalkan keterampilan dan ketelitian untuk menerima pesanan seragam sekolah, pakaian harian, hingga pakaian acara, terutama menjelang tahun ajaran baru dan momen-momen penting.
Salah seorang penjahit di Kampung Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, Teguh, terlihat memeriksa hasil jahitan seragam sekolah sebelum diserahkan kepada pelanggan. Proses itu dilakukan untuk memastikan ukuran, kerapian jahitan, serta kualitas pakaian sesuai permintaan. “Ketelitian menjadi kunci agar pelanggan merasa puas dan kembali menggunakan jasanya,” ujar Teguh.
Meski harus bersaing dengan produk pabrikan yang lebih murah dan mudah diperoleh, penjahit lokal tetap memiliki keunggulan dalam melayani pesanan sesuai ukuran tubuh dan kebutuhan pelanggan. Selain itu, jasa permak pakaian juga menjadi sumber pendapatan yang cukup membantu menjaga keberlangsungan usaha.
Para penjahit berharap masyarakat terus mendukung usaha lokal dengan memanfaatkan jasa jahit di lingkungan sekitar. Dukungan tersebut tidak hanya membantu meningkatkan perekonomian keluarga penjahit, tetapi juga menjaga keberlangsungan keterampilan menjahit sebagai salah satu usaha kecil yang masih dibutuhkan hingga saat ini.






















Tinggalkan Balasan