Media Kampung, Viral di media sosial klaim bahwa mencampurkan tiga liter Pertalite dengan satu liter Pertamax Turbo dapat membuat konsumsi bahan bakar lebih irit. Namun, klaim tersebut tidak didukung bukti ilmiah.
PT Pertamina Patra Niaga melalui laman resminya menjelaskan bahwa setiap bahan bakar minyak (BBM) memiliki spesifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan mesin kendaraan, termasuk angka oktan (RON) dan komposisi aditif. Aditif berfungsi menjaga kebersihan ruang bakar dan melindungi sistem bahan bakar. Kualitas BBM tidak hanya ditentukan oleh angka oktan, tetapi juga formulasi aditif yang dikembangkan produsen.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga memberikan klarifikasi ilmiah. Menurut BRIN, pencampuran dua jenis bensin tidak dapat dinilai hanya berdasarkan rata-rata angka RON. Setiap produk BBM memiliki formulasi base fuel dan aditif yang berbeda, sehingga karakteristik hasil pencampuran harus diuji di laboratorium menggunakan mesin Cooperative Fuel Research (CFR). Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa campuran Pertalite dan Pertamax Turbo dapat menghemat konsumsi BBM pada semua kendaraan.
BRIN menambahkan bahwa efisiensi penggunaan BBM dipengaruhi banyak faktor, seperti spesifikasi mesin, rasio kompresi, kondisi kendaraan, tekanan ban, beban, dan gaya berkendara. Oleh karena itu, klaim life hack tersebut tidak dapat digeneralisasi tanpa pengujian ilmiah yang valid.
Pertamina dan BRIN merekomendasikan penggunaan BBM sesuai rekomendasi pabrikan kendaraan. Langkah ini membantu menjaga performa mesin, mendukung pembakaran optimal, dan menjaga keandalan mesin dalam jangka panjang.





















Tinggalkan Balasan