Media Kampung, Penyerang Manchester United, Matheus Cunha, mengaku bahwa kekalahan Brasil dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 merupakan hari terberat dalam hidupnya secara profesional. Brasil tersingkir setelah dikalahkan Norwegia 2-1 di Stadion MetLife, New Jersey, pada Minggu (5/7/2026).
Cunha, yang tampil sebagai starter di hampir semua pertandingan Brasil dan mencetak tiga gol selama turnamen, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya. “Tanpa keraguan, hari ini adalah hari tersulit dalam hidup saya, secara profesional. Kami punya peluang tetapi tidak memanfaatkannya, sementara mereka memanfaatkan peluang dan mencetak gol,” ujarnya seusai pertandingan.
Brasil sebenarnya unggul dalam penguasaan bola pada babak pertama dan mendapatkan peluang emas melalui tendangan penalti pada menit ke-14 setelah Cunha dijatuhkan di kotak terlarang. Namun, eksekusi Bruno Guimaraes berhasil ditepis kiper Norwegia, Orjan Nyland, mantan penjaga gawang Aston Villa. Keputusan Guimaraes sebagai algojo penalti pun menjadi perdebatan, mengingat ia baru pertama kali mengambil penalti untuk tim nasional.
Setelah penalti gagal, Brasil kesulitan menembus pertahanan Norwegia. Pelatih Carlo Ancelotti baru memasukkan Neymar pada menit ke-67, namun perubahan itu tidak cukup membalikkan keadaan. Erling Haaland memecah kebuntuan pada menit ke-79 dan menggandakan keunggulan pada menit ke-90, memastikan kemenangan bersejarah bagi Norwegia yang untuk pertama kalinya lolos ke perempat final Piala Dunia. Neymar mencetak gol penalti pada masa injury time, tetapi itu hanya menjadi gol hiburan.
Kekalahan ini mengakhiri perjalanan Brasil di Piala Dunia untuk kelima kalinya berturut-turut tersingkir oleh negara Eropa. Ini juga pertama kalinya sejak 1990 Brasil gagal mencapai perempat final. Cunha mengungkapkan suasana ruang ganti yang penuh kesedihan. “Ada banyak kesedihan di ruang ganti—banyak tangisan, banyak rasa sakit. Yang terburuk adalah kami mengecewakan banyak orang, dan itulah yang paling menyakitkan,” katanya.
Mantan gelandang Manchester United, Casemiro, juga memberikan pernyataan emosional. “Sulit menemukan kata-kata saat ini. Kami sudah berusaha sebaik mungkin, tetapi kami kehilangan mimpi… kami mengecewakan seluruh rakyat Brasil. Kami akan selalu menjadi generasi yang tidak memenangkan Piala Dunia,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Brasil belum meraih gelar Piala Dunia sejak 2002, dan dengan kegagalan ini, mereka harus menunggu setidaknya hingga 2030 untuk mencoba lagi. Sementara itu, Norwegia akan menghadapi Inggris di perempat final.






















Tinggalkan Balasan