Media Kampung – Lembaga Survei KedaiKOPI merilis hasil survei terbaru yang mengungkap bahwa 78,6 persen orang tua menilai menyekolahkan anak di sekolah swasta menjadi beban ekonomi. Temuan ini menjadi sorotan di tengah proses penerimaan siswa baru (PSB) yang tengah berlangsung.
Head of Research Lembaga Survei KedaiKOPI, Ashma Nur Afifah, menjelaskan bahwa beban tersebut muncul karena biaya masuk dan SPP bulanan di sekolah swasta dinilai lebih tinggi dibandingkan sekolah negeri. “Nah, tapi memang swasta ini memiliki persepsi yang juga membebani secara ekonomi untuk orang tua atau wali,” ujarnya dalam jumpa pers secara daring, Jumat (3/7/2026).
Faktor Pertimbangan Orang Tua Memilih Sekolah
Survei yang dilakukan pada 14-22 Juni 2026 melibatkan 585 responden, terdiri dari orang tua atau wali calon murid SD hingga SMA yang berencana mendaftar ke sekolah negeri. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui metode Computer Assisted Self Interview (CASI).
Hasil survei menunjukkan beberapa faktor utama yang menjadi pertimbangan orang tua dalam memilih sekolah anak:
- Jarak sekolah: 50,9 persen orang tua memilih sekolah berdasarkan jarak dari rumah.
- Status negeri: 36,1 persen orang tua memilih sekolah karena berstatus negeri.
- Biaya pendidikan: 30,4 persen orang tua memilih sekolah berdasarkan biaya pendidikan.
Data ini menunjukkan bahwa faktor biaya menjadi pertimbangan signifikan, namun tidak sebesar jarak dan status negeri. Meskipun demikian, mayoritas orang tua tetap merasakan beban ekonomi ketika harus memilih sekolah swasta.
Implikasi Temuan Survei
Temuan ini memberikan gambaran bahwa akses terhadap pendidikan swasta masih menjadi tantangan ekonomi bagi sebagian besar keluarga. Di sisi lain, sekolah negeri menjadi pilihan utama karena biayanya yang lebih terjangkau. Survei ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan terjangkau.
Dengan mendekati tahun ajaran baru, orang tua diimbau untuk mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kemampuan ekonomi, sebelum memutuskan sekolah anak. Pemerintah juga diharapkan terus meningkatkan kualitas dan daya tampung sekolah negeri agar dapat menampung lebih banyak siswa.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.























Tinggalkan Balasan