Media Kampung – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengoptimalkan aset Stasiun Gambir di Jakarta Pusat untuk menciptakan hingga 1.000 lapangan pekerjaan. Kawasan transportasi tersebut akan dikembangkan menjadi pusat layanan hospitality serta lifestyle hub modern.

Rencana Pengembangan Stasiun Gambir

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa Gambir merupakan pintu perjalanan Kereta Api Jarak Jauh sekaligus teras kedatangan pusat Jakarta. Karena itu, pengembangannya diarahkan sebagai ruang hospitality dan leisure agar pelanggan dapat menunggu perjalanan dengan nyaman, makan, berbelanja, mengakses layanan perjalanan, serta melanjutkan aktivitas ke pusat kota.

KAI mencatat sebanyak 132 area komersial di Stasiun Gambir telah tersewa, terdiri dari 67 space dan 65 open space. Rencana pengembangan mencakup area komersial baru dengan total luas sewa mencapai 15.479 m², serta fasilitas hotel dan ruang pertemuan seluas 3.756 m². Ruang pertemuan tersebut mendukung kegiatan Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) di pusat kota.

Area ritel baru diperkirakan mampu menampung sekitar 220 hingga 310 unit usaha kecil menengah, dengan luas per tenant sekitar 50–70 m². Pengembangan ini menjadi bagian dari program penguatan pendapatan Non-Fare Box (NFB) di luar tiket.

Data Volume Penumpang Stasiun Gambir

Jumlah pelanggan Stasiun Gambir pada tahun 2023 mencapai 6.530.778 orang, tumbuh 13,39% dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, stasiun melayani 5.914.820 pelanggan, kemudian meningkat menjadi 6.105.784 orang pada tahun 2025. Rata-rata harian volume pelanggan pada tahun 2025 mencapai sekitar 16.700 orang. Hingga Semester I 2026, stasiun telah melayani 3.227.508 pelanggan.

Anne Purba menyatakan bahwa arus pelanggan yang besar membutuhkan berbagai layanan pendukung yang memadai, seperti pilihan makanan dan minuman, ruang tunggu nyaman, serta ritel perjalanan. Optimalisasi Gambir diharapkan membuat aset stasiun lebih produktif, memberikan pengalaman lebih nyaman bagi pelanggan, memberi ruang tumbuh bagi mitra usaha, menyerap tenaga kerja, dan menghidupkan kawasan sekitar Monas dengan aktivitas tertata.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menambahkan bahwa KAI ingin Gambir menjadi ruang perjalanan sekaligus ruang pengalaman kota. Dengan pengembangan berbasis hospitality, leisure, dan Non-Fare Box, Gambir disiapkan menjadi wajah layanan KAI di pusat Jakarta yang nyaman bagi pelanggan, produktif bagi perusahaan, dan bermanfaat bagi masyarakat.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.