Media Kampung – Badan Pusat Statistik (BPS) resmi menyelenggarakan Sensus Ekonomi 2026. Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo menegaskan bahwa informasi tepercaya tidak hanya bergantung pada banyaknya data, tetapi juga pada metodologi yang digunakan. Sensus ini menggunakan metodologi statistik resmi dengan proses bisnis mengikuti standar internasional untuk menghasilkan data yang akurat, utuh, dan dapat dipercaya.
Pendataan Lengkap sebagai Prinsip Utama
Berbeda dengan survei yang menggunakan sampel, sensus melakukan pendataan lengkap. Petugas sensus bekerja berdasarkan wilayah kerja statistik dan mengidentifikasi seluruh kegiatan usaha di wilayah tersebut. Setiap usaha, mulai dari mikro, rumah tangga, informal, skala besar, hingga yang tidak memiliki tempat fisik, memiliki kesempatan yang sama untuk tercatat. Pendekatan ini memberikan gambaran utuh mengenai struktur dan karakteristik perekonomian Indonesia.
Metode pendataan lengkap ini tidak hanya diterapkan di Indonesia, tetapi juga di banyak negara lain dalam penyelenggaraan sensus ekonomi.
Peran Data Administrasi dan Pendataan Lapangan
BPS memanfaatkan data administrasi sebagai salah satu sumber informasi untuk memperkaya data dan meningkatkan efisiensi. Namun, data administrasi memiliki keterbatasan karena tidak seluruh kegiatan usaha tercatat. Usaha baru, yang belum berizin, dijalankan dari rumah, tanpa lokasi tetap, atau beroperasi secara digital seringkali belum terdaftar. Karena itu, pendataan lapangan tetap diperlukan untuk menjaring usaha yang sebelumnya tidak terlihat. Kedua sumber data saling melengkapi untuk menghasilkan gambaran ekonomi yang lebih lengkap.
Penjaminan Kualitas di Setiap Tahapan
Metodologi yang andal diterapkan pada seluruh tahapan Sensus Ekonomi 2026: perencanaan, penyusunan konsep dan pertanyaan, pelatihan petugas, pendataan, pengolahan data, hingga penyajian hasil. Setiap tahapan melalui proses penjaminan kualitas agar data memenuhi standar statistik resmi. Pertanyaan dalam sensus disusun berdasarkan kebutuhan pengguna data, termasuk pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
Dengan metodologi terstandar dan proses yang terjaga kualitasnya, Sensus Ekonomi 2026 menghasilkan informasi yang relevan, bermanfaat, dan dapat dipercaya. Informasi ini menjadi dasar kebijakan yang tepat dan navigasi akurat bagi pembangunan Indonesia.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.






















Tinggalkan Balasan