Media Kampung – Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam rangka melindungi masyarakat dari peredaran produk ilegal dan tidak memenuhi ketentuan. Hal ini disampaikan Kepala BPOM Taruna Ikrar saat menghadiri Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara di Satuan Latihan Korps Brigade Mobil Polri, Cikeas, Bogor, Rabu, 1 Juli 2026.
Sinergi Pengawasan Produk
Kerja sama BPOM dan Polri mencakup pengawasan peredaran obat, pangan, kosmetik, obat bahan alam, serta produk kesehatan. Kedua lembaga menerapkan pendekatan preventif dan represif secara seimbang, baik melalui platform digital maupun jaringan distribusi lintas wilayah. Tujuannya adalah memastikan masyarakat memperoleh produk yang aman, berkhasiat, dan bermutu sesuai ketentuan.
Dukungan pada Polri
Kehadiran BPOM dalam peringatan Hari Bhayangkara menunjukkan dukungan terhadap Polri yang tengah merayakan 80 tahun pengabdian. Taruna Ikrar mengapresiasi peran Polri dan berharap institusi tersebut semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat. “Semoga Polri semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat dalam mengemban amanah mulia untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” ujarnya.
Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini mengusung tema “80 Tahun Mengabdi POLRI Untuk Masyarakat” dan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Inspektur Upacara. Kehadiran presiden menandai dukungan penuh pemerintah terhadap pengabdian Polri dalam menjaga keamanan dan melayani masyarakat.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.























Tinggalkan Balasan