Media Kampung – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan dua unit helikopter water bombing untuk menjinakkan kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten. Helikopter MI-8AMT milik BNPB melakukan operasi pengeboman air dengan kapasitas masing-masing 4.000 liter air untuk memadamkan kobaran api yang terus meluas.
Fokus Pemadaman di Puncak Timbunan Sampah
Upaya pemadaman difokuskan pada titik-titik api di puncak timbunan sampah yang masih mengeluarkan kobaran api dan kepulan asap tebal. Langkah ini diambil untuk mempercepat pengendalian kebakaran dan mencegah penyebaran ke area lain. Di darat, relawan juga terus berupaya memadamkan api secara manual di sejumlah titik yang masih terbakar.
Dampak Asap dan Upaya Perlindungan Warga
Kepulan asap pekat yang menyelimuti kawasan TPA menyebabkan warga dan para pekerja di sekitar lokasi harus mengenakan masker untuk mengurangi paparan asap selama proses pemadaman berlangsung. Operasi water bombing ini diharapkan dapat segera mengendalikan kebakaran dan meminimalkan dampak kesehatan serta lingkungan.
Operasi pemadaman menggunakan helikopter tipe MI-8AMT milik BNPB ini menjadi andalan karena kemampuannya membawa air dalam jumlah besar dan menjangkau area yang sulit diakses dari darat. Dengan dua unit helikopter yang dikerahkan, BNPB optimistis kebakaran dapat segera dijinakkan.
Kebakaran di TPA Jatiwaringin ini menjadi perhatian serius, mengingat lokasinya yang dekat dengan pemukiman warga. Petugas pemadam kebakaran terus berjibaku memadamkan api di tengah tumpukan sampah yang membara.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan