Media Kampung – Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, mengumumkan masa berkabung nasional selama tujuh hari untuk menghormati ribuan korban gempa bumi dahsyat yang mengguncang negara itu pekan lalu. Pengumuman tersebut disampaikan Rodriguez pada Rabu (17) waktu setempat melalui akun Telegram resminya.
“Jiwa Venezuela terkoyak oleh kehilangan nyawa yang disebabkan oleh gempa bumi yang menghancurkan,” tulis Rodriguez dalam pernyataannya. Masa berkabung mulai berlaku pada Rabu pukul 18.00 waktu setempat atau pukul 05.00 WIB.
Venezuela diguncang dua gempa besar berturut-turut dengan kekuatan 7,2 dan 7,5 magnitudo. Hingga data terakhir yang disampaikan Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, jumlah korban tewas mencapai 1.943 jiwa, sementara lebih dari 10.500 orang mengalami luka-luka. Tim penyelamat telah mengevakuasi hampir 6.500 orang dari reruntuhan di La Guaira, wilayah pesisir yang menjadi episentrum terdampak parah.
Gempa tersebut diduga merusak atau menghancurkan 58.870 bangunan. Rodriguez bersama Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, telah meninjau langsung lokasi terdampak di La Guaira, sekitar 35 kilometer di utara Caracas, pada Kamis (26/6/2026).
Pemerintah Venezuela masih terus melakukan upaya pencarian dan evakuasi korban, serta mendistribusikan bantuan darurat ke wilayah terdampak. Belum ada pernyataan resmi mengenai jumlah pengungsi atau estimasi kerugian ekonomi akibat bencana ini.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan