Media Kampung – TNI Angkatan Laut melalui Komando Armada III (Koarmada III) menggelar Operasi Cenderawasih Jaya 2026 di perairan utara Papua, khususnya Samudera Pasifik. Operasi ini bertujuan mengamankan perairan dari berbagai gangguan keamanan, termasuk penyelundupan narkoba dan kejahatan lintas batas.
Komando Daerah Maritim X (Kodaeral X) turut mendukung operasi ini dengan mengerahkan satu kapal perang Republik Indonesia, KRI Albakora-867, untuk bergabung bersama Koarmada III. Hal ini disampaikan oleh Panglima Kodaeral X, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, di Jayapura pada Selasa (30/6).
Kodaeral X saat ini memiliki tiga kapal perang dan tiga pangkalan TNI AL yang tersebar di Sarmi, Biak, dan Nabire. Wilayah operasinya meliputi Provinsi Papua dan sebagian Provinsi Papua Tengah. Menurut Sugianto, perairan di perbatasan RI-Papua Nugini menjadi titik rawan penyelundupan, terutama narkoba jenis ganja dan barang ilegal lainnya.
Untuk mengungkap kasus-kasus tersebut, Kodaeral X menggandeng berbagai pihak terkait. Operasi Cenderawasih Jaya 2026 diharapkan mampu menekan angka kejahatan di perairan utara Papua dan menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.




Tinggalkan Balasan