Media Kampung – TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengusulkan dua nama pahlawan nasional, Gajah Mada dan Panglima Soedirman, untuk menjadi nama kapal induk pertama Indonesia. Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa usulan nama tersebut akan diajukan ke Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin untuk mendapatkan persetujuan.
Gajah Mada dikenal sebagai Mahapatih Kerajaan Majapahit yang mempelopori Sumpah Palapa, cikal bakal konsep persatuan Nusantara. Sementara Panglima Soedirman adalah tokoh militer berpengaruh pada masa perjuangan kemerdekaan, yang dianugerahi pangkat bintang lima. Kedua nama ini dinilai merepresentasikan semangat persatuan dan kekuatan maritim Indonesia.
Kapal induk yang dimaksud adalah kapal eks-Italia bernama Giuseppe Garibaldi, yang akan menjadi kapal induk pertama Indonesia. Kapal ini memiliki panjang 180,2 meter, kecepatan hingga 30 knot (56 km/jam), dan dipersenjatai rudal antipesawat, torpedo, serta sistem pertahanan lainnya. Menariknya, kapal ini dibuat oleh galangan kapal Italia Fincantieri, perusahaan yang sama yang memproduksi dua kapal perang baru TNI AL, yaitu KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321.
KSAL Ali tidak merinci alasan di balik pengajuan kedua nama tersebut. Namun, setelah nama ditentukan, prosesi penyematan nama akan dilakukan secara simbolis saat kapal tiba di Indonesia pada tahun 2026. Kehadiran kapal induk ini menandai langkah signifikan dalam modernisasi alutsista TNI AL dan memperkuat kedaulatan maritim Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan