Media Kampung – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro kembali menggelar The 4th International Conference on Culture and Sustainable Development (ICOCAS) 2026 yang fokus pada pembahasan keberlanjutan lingkungan dengan pendekatan humaniora. Konferensi internasional ini berlangsung pada 4-5 Agustus 2026 di Semarang dan menjadi wadah pertukaran gagasan lintas disiplin untuk menyoroti isu keadilan ekologis dan ketahanan komunitas di Indonesia.

ICOCAS 2026 mengangkat tema “Rethinking Environmental Sustainability in Indonesia: Environmental Justice and Community Resilience” yang mengedepankan pentingnya peran ilmu budaya dalam memahami tantangan lingkungan di tengah dinamika perubahan global. Melalui seminar dan diskusi, acara ini mengumpulkan para akademisi, praktisi, serta pemerhati sosial dan budaya dari berbagai negara untuk berdialog dan menjalin kerja sama.

Konferensi ini memberikan ruang bagi para peneliti untuk mempresentasikan hasil riset terbaru serta mengeksplorasi pendekatan multidisipliner dalam menangani isu keberlanjutan yang kompleks. Dengan demikian, ICOCAS 2026 berupaya memperkuat kontribusi humaniora dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional dan global.

Selain sebagai ajang akademik, ICOCAS juga menjadi kesempatan memperluas jaringan dan kolaborasi internasional yang berpotensi memberikan dampak positif terhadap pengelolaan lingkungan dan keadilan sosial. Penyelenggaraan konferensi ini bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro.

Informasi lebih rinci tentang jadwal kegiatan, pendaftaran peserta, dan pengiriman artikel penelitian tersedia melalui situs resmi ICOCAS 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pemikiran kritis serta aksi nyata dari berbagai pihak dalam menghadapi tantangan lingkungan yang kian mendesak.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.