Media Kampung – Pada perayaan Idul Adha 1447 H tahun 2026, penyembelihan hewan kurban daging kambing dan sapi dilakukan secara terorganisir di berbagai daerah Indonesia, termasuk Sukoharjo, Tanjungpinang, Bogor, Nusa Tenggara Barat, dan Jakarta Barat.
Di Kabupaten Sukoharjo, penyembelihan hewan kurban dibagi ke dalam lima zona dan dilakukan di lima masjid utama. Ketua Forum Komunikasi Takmir Masjid (FKTM) Sukoharjo, Ikhsan Cahyono, menjelaskan bahwa hewan kurban yang disembelih meliputi sapi dan kambing dengan jumlah bervariasi di setiap masjid, seperti Masjid Fathurrahman yang menyembelih 6 ekor sapi dan 6 ekor kambing, serta Masjid Darul Arqom yang menyembelih 2 ekor sapi dan 11 ekor kambing. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo, serta tokoh masyarakat dan organisasi lokal.
Di Kota Tanjungpinang, daging sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto disalurkan kepada 450 kepala keluarga. Sapi jenis Simmental seberat 1,48 ton disembelih di Masjid At-Taubah, dan dagingnya dibagi rata dengan estimasi hampir satu kilogram per keluarga, menurut Ketua Panitia Kurban Masjid At-Taubah, Sayipudin Suhri.
Sementara itu, di Kota Bogor, sapi kurban Presiden bernama Romi dengan bobot 1,02 ton yang merupakan hasil peternakan lokal disembelih di Masjid Nurul Huda, Kayumanis. Panitia memproyeksikan menghasilkan sekitar 1.000 kantong daging yang akan didistribusikan ke masyarakat melalui DKM. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyatakan bahwa distribusi kurban dilakukan secara merata ke setiap kecamatan sesuai kebijakan pemerataan bantuan.
Di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Polda NTB bersama jajaran Polres melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 216 ekor sapi dan 45 ekor kambing. Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menyampaikan bahwa daging hewan kurban akan disalurkan kepada anak yatim, kaum duafa, purnawirawan Polri, dan warga kurang mampu di wilayah NTB sebagai bentuk kepedulian sosial dan wujud syukur.
Di Jakarta Barat, Masjid At-Taqwa Kemanggisan mendistribusikan sekitar 1.500 paket daging kurban yang berasal dari 16 ekor sapi dan 26 ekor kambing. Ketua Panitia Kurban Masjid At-Taqwa, Syarifuddin Yahya, menyatakan bahwa pembagian daging dilakukan dengan sistem zonasi agar tepat sasaran, menjangkau tidak hanya warga sekitar tetapi juga wilayah seperti Tanjung Duren. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok, menegaskan pentingnya proses pemotongan yang sesuai syariat Islam dan standar kebersihan agar kualitas daging tetap terjaga.
Berbagai kegiatan penyembelihan dan distribusi daging kambing dan sapi kurban ini menunjukkan semangat kepedulian sosial dan syukur umat Islam dalam memperingati Hari Raya Idul Adha, sebagai wujud nyata berbagi kebahagiaan dengan tetangga, fakir miskin, dan anak yatim di seluruh Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan