Media Kampung – Perayaan Iduladha di negara-negara Asia menyuguhkan beragam tradisi unik yang mencerminkan kekayaan budaya sekaligus semangat pengorbanan umat Muslim. Momen ini tidak hanya menjadi saat ibadah kurban, tetapi juga ajang mempererat kebersamaan dan melestarikan tradisi lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Di Malaysia, perayaan Iduladha diawali dengan salat berjamaah dan penyembelihan hewan kurban yang dagingnya dibagikan kepada keluarga dan warga kurang mampu. Pakaian tradisional seperti baju melayu dan baju kurung menjadi ciri khas saat hari raya, sementara ketupat dan lemang menjadi hidangan utama yang memperkaya suasana kebersamaan.

Singapura, walau memiliki populasi Muslim yang lebih kecil, tetap merayakan Iduladha secara meriah. Penyembelihan hewan kurban dilakukan di beberapa masjid, dan dagingnya disalurkan kepada masyarakat membutuhkan. Uniknya, festival makanan diadakan untuk menampilkan beragam sajian dari berbagai etnis, memperlihatkan keberagaman budaya yang harmonis di negara tersebut.

Di Brunei Darussalam, tradisi Iduladha lekat dengan silaturahmi dan penghormatan kepada leluhur. Setelah salat Iduladha, masyarakat biasanya berziarah ke makam keluarga sebagai bentuk penghormatan. Penyembelihan hewan kurban dilakukan dengan penuh perhatian, dan dagingnya dibagikan ke komunitas. Jamuan keluarga kerap menyajikan ambuyat, makanan khas berbahan dasar sagu yang mirip papeda, menambah keunikan tradisi di negara ini.

Thailand bagian selatan yang mayoritas penduduknya Muslim merayakan Iduladha dengan festival budaya yang meriah. Selain ritual kurban, masyarakat menggelar tarian tradisional, pertunjukan musik, serta pameran seni. Perayaan ini menjadi wujud harmonisasi ajaran agama dengan kekayaan budaya lokal yang terus dipertahankan.

Di India, umat Muslim memadati masjid-masjid besar seperti Masjid Jama di New Delhi untuk melaksanakan salat Iduladha secara berjamaah. Jalan menuju masjid dipenuhi pedagang kambing yang menawarkan hewan kurban, dimana proses tawar-menawar menjadi bagian khas suasana Iduladha di negara tersebut.

Bangladesh turut merayakan Iduladha dengan kegiatan massal di lapangan terbuka maupun masjid, melibatkan jutaan umat Muslim. Penyembelihan hewan ternak dalam skala besar menjadi tradisi utama, sekaligus menunjukkan betapa pentingnya momen Hari Raya Kurban bagi komunitas Muslim di sana.

Berbagai tradisi Iduladha di Asia memperlihatkan bagaimana nilai pengorbanan dan kebersamaan dipadukan dengan kekayaan budaya lokal yang berbeda-beda. Walaupun cara perayaan beragam, semangat kurban dan solidaritas sosial tetap menjadi inti utama di setiap negara.

Perayaan Iduladha tahun ini di berbagai negara Asia berlangsung dengan penuh khidmat dan keceriaan, menegaskan keberagaman tradisi yang kaya serta pentingnya menjaga tali persaudaraan antar sesama umat Muslim. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat akan nilai-nilai kemanusiaan dan pengorbanan yang universal.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.