Media Kampung – Perayaan hari lahir ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) berlangsung meriah di Masjid Al Akbar Surabaya dengan dihadiri sekitar 15 ribu jamaah. Acara tersebut juga dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur yang juga Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, serta Menteri Kesehatan RI Arifah dan tokoh agama Syeikh Afeefuddin.
Dalam peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU ini, tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan organisasi perempuan NU, tetapi juga untuk memperingati haul ulama dan pejuang perempuan yang pernah memimpin di wilayah Jawa Timur. Kegiatan ini memperlihatkan kekuatan dan soliditas Muslimat NU dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.
Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya peran Muslimat NU dalam membangun peradaban dan memberdayakan perempuan di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa perjalanan panjang Muslimat NU selama delapan dekade telah memberikan kontribusi besar dalam pendidikan, kesehatan, serta penguatan dakwah Islam yang ramah dan inklusif.
Menteri Arifah yang hadir turut memberikan apresiasi atas kiprah Muslimat NU dalam mengangkat isu kesehatan masyarakat, terutama pada bidang ibu dan anak. Kehadiran Syeikh Afeefuddin menambah kekhusyukan acara dengan tausiyah yang menguatkan semangat jamaah dalam menegakkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
Suasana di Masjid Al Akbar terasa penuh semangat dengan kehadiran ribuan jamaah yang mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari doa bersama, pengajian, hingga zikir bersama. Acara ini menjadi bukti nyata betapa kuatnya jaringan Muslimat NU dalam menggerakkan kegiatan keagamaan dan sosial di Jawa Timur.
Peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU ini juga menjadi momen untuk merancang langkah ke depan dalam memperkuat peran perempuan dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk dalam pengembangan dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Khofifah dan para tokoh yang hadir sepakat untuk terus mendukung Muslimat NU agar tetap menjadi organisasi yang relevan dan berpengaruh.
Dengan terlaksananya acara ini, Muslimat NU menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui penguatan peran perempuan serta pelestarian nilai-nilai keislaman yang moderat dan toleran. Acara juga menjadi kesempatan bagi jamaah untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan keimanan di tengah tantangan zaman yang terus berubah.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan