Media KampungMbah Mardijiyono, jemaah haji tertua dari Yogyakarta, baru-baru ini mendoakan kesehatan dan kelancaran ibadah bagi seluruh jemaah haji Indonesia. Ia melakukan hal ini di dekat makam Nabi Muhammad SAW, Madinah.

Pertemuan antara Mbah Mardijiyono dan Khalilurrahman berlangsung hangat, dengan menggunakan bahasa Jawa halus atau kromo inggil. Khalilurrahman menanyakan kabar Mbah Mardijiyono dan makanan yang dikonsumsinya. Mbah Mardijiyono menjawab bahwa ia hanya makan bubur dan bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

Mbah Mardijiyono mengaku sangat bahagia dapat berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW dan bersyukur atas kesempatan salat di Raudhah, taman dari taman surga. Ia juga mendoakan agar seluruh jemaah haji Indonesia memperoleh haji mabrur dan ibadah diterima Allah SWT.

Rombongan jemaah haji Indonesia, termasuk Mbah Mardijiyono, akan melanjutkan perjalanan menuju Makkah untuk melaksanakan ibadah haji. Mereka diharapkan dapat melaksanakan ibadah dengan lancar dan khusyuk, serta membawa pulang pengalaman dan hikmah yang berharga dari tanah suci.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.