Media Kampung – Pemkab Sidoarjo meningkatkan layanan Haji 2026 dengan menyediakan kendaraan khusus bagi 2.700 calon jemaah, langkah yang diharapkan dapat menjamin kenyamanan dan keselamatan selama proses keberangkatan.

Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menegaskan alokasi dana tahun ini untuk penyediaan kendaraan pada acara pemberangkatan CJH di Pendopo Delta Wibawa, Selasa 5 Mei. Ia menyatakan, “Alhamdulillah kita memang dianggarkan tahun ini untuk pelayanan jemaah, untuk memfasilitasi kendaraan.”

Pada hari yang sama, sebanyak 584 jemaah dari Kloter 55 dan 56 resmi berangkat ke Tanah Suci. Kloter 55 mengangkut 385 orang, sedangkan Kloter 56 membawa 199 orang.

“Jaga kesehatan panjenengan selama di sana, jaga kekompakan dan ikuti arahan petugas pendamping dengan baik,” ujar Mimik Idayana kepada para jemaah yang baru saja naik bus, menekankan pentingnya persiapan fisik menjelang puncak ibadah.

Plt Kepala Kementerian Haji Kabupaten Sidoarjo, Eliana, menginformasikan total jemaah haji tahun ini mencapai 2.700 orang, terbagi dalam 11 kelompok terbang. Dari jumlah tersebut, 1.221 adalah laki‑laki dan 1.479 perempuan.

Keberangkatan dimulai sejak 26 April dengan Kloter SUB 20 dan akan berlanjut secara bertahap hingga Kloter SUB 116. Seluruh jemaah dibagi menjadi dua gelombang; gelombang pertama mencakup Kloter SUB 20, 53, 54, 55, dan 56, sementara gelombang kedua mencakup Kloter SUB 57, 58, 59, 68, 71, dan 116.

Beragam usia jemaah juga menjadi sorotan. Jemaah tertua berusia 90 tahun bernama Raminten, sementara yang termuda berusia 16 tahun, Muhammad Nur Al Maghfirah.

Dengan dukungan kendaraan, pengawasan kesehatan, dan koordinasi antar instansi, Pemkab Sidoarjo berharap seluruh rangkaian ibadah haji 2026 dapat berjalan lancar, para jemaah kembali selamat ke tanah air, dan memperoleh predikat haji mabrur.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.