Media Kampung – 15 April 2026 | Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman, pada 15 April 2026 di Semarang menekankan bahwa umat Islam harus mengambil peran nyata dalam memajukan bangsa Indonesia, bukan sekadar menjalankan ibadah secara formal, melainkan dengan mengimplementasikan ajaran Islam dalam tindakan sehari-hari yang berdampak luas.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara tahunan organisasi yang menyoroti pentingnya penerapan nilai-nilai Islam dalam bidang sosial, ekonomi, dan politik, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi secara aktif demi kesejahteraan nasional.
Agus menegaskan bahwa Islam pada hakikatnya mengajarkan kehidupan yang penuh pencerahan, sehingga praktik keagamaan yang tidak menghasilkan manfaat konkret bagi kehidupan publik perlu ditinjau kembali dan diperbaharui.
“Islam bukan hanya ritual, melainkan cahaya yang harus diterjemahkan ke dalam aksi nyata yang meningkatkan kualitas hidup rakyat,” ujar Agus Taufiqurrahman dalam sambutan yang diakhiri dengan doa untuk kemajuan bangsa.
Konsep tersebut sejalan dengan tantangan pembangunan Indonesia yang masih menghadapi kesenjangan ekonomi, rendahnya akses layanan kesehatan di daerah terpencil, dan kebutuhan akan inovasi sosial yang dapat menurunkan tingkat kemiskinan.
Sebagai tindak lanjut, Muhammadiyah menyiapkan program kolaboratif bersama pemerintah daerah untuk memperluas layanan kesehatan bergerak, mendirikan pusat pelatihan wirausaha berbasis syariah, serta menggelar forum diskusi lintas agama guna memperkuat persatuan dan keberagaman.
Program-program tersebut dijadwalkan akan diluncurkan pada kuartal ketiga 2026, dan organisasi mengajak semua umat Islam untuk berpartisipasi aktif, baik sebagai relawan, donatur, maupun penggerak inisiatif lokal, sehingga kontribusi kolektif dapat mempercepat realisasi visi kemajuan bangsa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.













Tinggalkan Balasan