Media Kampung – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan pentingnya Bangun Kepemimpinan Berkemajuan dalam sambutan pada pelantikan rektor dan Pengukuhan Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) periode 2026-2030.
Acara berlangsung di Sumatera Utara pada tanggal 27 April 2026, dihadiri oleh rektor baru, anggota BPH, serta ratusan akademisi dan tokoh organisasi Muhammadiyah.
Haedar menekankan bahwa keberlanjutan organisasi harus berlandaskan empat pilar utama Muhammadiyah: iman, ilmu, amal, dan kemanusiaan.
Pilar iman menegaskan komitmen spiritual, sementara ilmu menekankan pentingnya pendidikan berbasis riset; amal mengacu pada tindakan sosial, dan kemanusiaan menumbuhkan rasa keadilan serta empati terhadap sesama.
Dalam konteks kepemimpinan, ia menilai bahwa nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman bagi setiap pemimpin UMSU untuk mendorong inovasi akademik dan pelayanan masyarakat.
Haedar menyatakan, ‘Kita harus meneguhkan empat pilar sebagai landasan kuat dalam membangun generasi pemimpin yang berintegritas dan visioner.’
Ia menambahkan bahwa momentum Muktamar Nasional Muhammadiyah yang akan datang menjadi katalisator untuk mempercepat implementasi strategi pembangunan organisasi.
Rektor baru UMSU diharapkan dapat memanfaatkan dukungan struktural BPH untuk memperluas program beasiswa, kolaborasi riset internasional, dan peningkatan fasilitas kampus.
Para peserta menyambut positif arahan tersebut, menilai bahwa fokus pada empat pilar akan memperkuat posisi UMSU sebagai pusat pendidikan tinggi yang berorientasi pada nilai kebangsaan dan kemajuan sosial.
Sejauh ini, proses integrasi kebijakan baru sedang berjalan, dengan rapat kerja lanjutan dijadwalkan pada awal Mei 2026 untuk meninjau implementasi rencana aksi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan