Media Kampung – Maulidah Zauroh resmi terpilih menjadi Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama Lampung untuk periode 2026‑2031 dalam Konferensi Wilayah yang diselenggarakan di Bandar Lampung.
Acara Konferwil berlangsung selama dua hari, pada tanggal 30 April hingga 1 Mei 2026, dan dilaksanakan di Hotel Horison, Bandar Lampung, dengan tema “Organisasi Digdaya, Perempuan Berdaya, dan Berkarya”.
Panitia pelaksana, yang dipimpin oleh Amalia Fadilah, M.Pd, menutup konferensi pada Jumat siang dan menyatakan, “Alhamdulillah pelaksanaan Konferwil Fatayat NU Lampung berjalan lancar, tertib.”
Proses demokrasi internal organisasi menghasilkan terpilihnya Maulidah Zauroh, MA.Pd, setelah sidang pemilihan yang dipandu oleh unsur PP Fatayat NU.
Maulidah lahir di Dayamurni pada 9 November 1986 dan kini berdomisili di Jalan Pramuka, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung.
Pendidikan dasarnya dimulai di SDN 1 Dayamurni, Tulang Bawang Barat, dilanjutkan ke MTS MHM Dayamurni, dan menamatkan MAN Denanyar di Jombang pada tahun 2004.
Ia menyelesaikan studi S1 di Universitas Maarif Lampung pada 2010, kemudian meraih gelar MA di Sekolah Pascasarjana Syarief Hidayatullah Ciputat pada 2014.
Selain pendidikan formal, Maulidah menempuh pendidikan non‑formal di Pondok Pesantren MHM Dayamurni, Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar, serta Pondok Pesantren Mubtadiaat Lirboyo di Kediri.
Karier organisasinya meliputi posisi Ketua PC IPPNU Kabupaten Tulang Bawang Barat pada 2008, Ketua PW IPPNU Lampung 2011‑2012, serta Bendahara Umum PP IPPNU 2012‑2015.
Ia kemudian menjabat sebagai Wakil Ketua PW Fatayat NU Lampung 2020‑2025 dan menjadi anggota departemen kaderisasi PP Fatayat NU 2022‑2027.
Di ranah pekerjaan, Maulidah pernah menjadi Tim Asistensi Kementerian Desa PDT RI, Tenaga Ahli Anggota DPR RI, dan Wakil Ketua DPRD Lampung periode 2024‑2029.
Proses kaderisasi Fatayat NU dimulai pada LKD Fatayat NU 2022, dilanjutkan dengan LKL Fatayat NU pada 2023.
Orang tua Maulidah adalah almarhum KH. Abdullah Bahruddin dan almarhumah Hj. Umi Hanik.
Konferwil tersebut juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Katib Syuriyah PWNU Lampung, KH. Ahmad Ma’shum Abror, Sekretaris PWNU Lampung, H. Hidir Ibrahim, serta perwakilan PP Fatayat NU dan badan otonom NU.
Dengan terpilihnya Maulidah Zauroh, PW Fatayat NU Lampung diharapkan memperkuat agenda pemberdayaan perempuan dan meningkatkan kontribusi organisasi dalam pembangunan daerah.
Langkah selanjutnya adalah penyusunan program kerja jangka panjang yang selaras dengan tema konferensi, serta pelaksanaan kegiatan kaderisasi dan pemberdayaan komunitas perempuan di seluruh provinsi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan