Media Kampung – Rektor Universitas Jember (UNEJ), Iwan Taruna, memimpin pelepasan 20 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) untuk program magang ke Thailand, menekankan pentingnya membangun portofolio dan menambah pengalaman internasional.
Acara pelepasan berlangsung pada 5 Mei 2026 di aula LPMPP UNEJ, dihadiri Wakil Rektor I, Dekan FKIP, serta para Wakil Dekan. Mahasiswa akan berangkat dari Jember pada 17 Mei 2026 dan menjalani magang selama dua bulan.
Program magang kependidikan mandiri internasional ini menargetkan penempatan di empat provinsi selatan Thailand: Songkhla, Yala, Narathiwat, dan Pattani. Selama magang, peserta akan mengajar di tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA sesuai dengan kompetensi masing-masing.
Rektor Iwan Taruna menegaskan, “Tantangan pasti ada, namun justru di situ lah Anda dituntut menemukan solusi nyata.” Ia menambah bahwa mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan untuk belajar hal baru, menjalin relasi, serta menjaga nama baik almamater dan negara sebagai duta Indonesia.
Haya Amalia, mahasiswi Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, menyampaikan kesiapan dengan merancang program kelas memasak, pertanian, dan batik untuk siswa di Thailand. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kreativitas dan kemandirian belajar.
Fatmawati Nurlita Sunardi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, menyatakan kesiapan mengajar di tingkat SMP maupun SMA. “Rencananya kami akan ditempatkan magang di sekolah mulai tingkat TK hingga SMA di empat provinsi Thailand selatan,” ujarnya.
Dekan FKIP, M. Naim, menambahkan bahwa sebelum keberangkatan, mahasiswa mendapatkan pembekalan adaptasi budaya, penyusunan Rencana Kerja Praktikum, dan peningkatan kemampuan mengajar. Pembekalan tersebut bertujuan agar peserta siap menghadapi perbedaan bahasa, budaya, dan sistem pendidikan di Thailand.
Program ini menjadi peluang langka karena tidak semua mahasiswa Indonesia dapat merasakan pengalaman mengajar di luar negeri. Menurut Rektor, setiap daerah memiliki tantangan unik, dan pengalaman di Thailand akan memperkaya wawasan profesional mereka.
Selama magang, peserta diharapkan mengumpulkan data observasi, membuat laporan reflektif, serta menghasilkan materi ajar yang dapat menjadi portofolio. Hal ini akan memperkuat profil mereka di pasar kerja pendidikan global.
Universitas Jember berharap kolaborasi ini dapat membuka jaringan kerjasama institusional dengan sekolah-sekolah di Thailand. Kerjasama jangka panjang diharapkan dapat meningkatkan kualitas lulusan FKIP UNEJ.
Mahasiswa juga diminta untuk menjaga etika profesional, menghormati nilai-nilai lokal, dan berkontribusi pada komunitas setempat. Rektor menegaskan, “Jangan lupa selalu menjaga nama baik almamater dan negara, sebab Anda juga Duta Indonesia.”
Setelah dua bulan, peserta akan kembali ke Indonesia dengan laporan akhir, foto dokumentasi, dan rekomendasi perbaikan kurikulum. Hasil evaluasi akan menjadi bahan pertimbangan untuk program magang selanjutnya.
Program magang ke Thailand ini menjadi bagian dari upaya UNEJ memperkuat kompetensi global mahasiswanya, sejalan dengan visi universitas untuk menghasilkan tenaga pendidik yang inovatif dan berdaya saing internasional.
Keberhasilan program ini diharapkan dapat menginspirasi fakultas lain di Indonesia untuk mengadakan magang serupa ke negara lain, memperluas jaringan pendidikan internasional.
Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, dosen, dan orang tua, 20 mahasiswa FKIP siap menapaki tantangan baru, mengasah keterampilan, dan memperkaya portofolio profesional mereka.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan