Media Kampung – Persatuan Golf Indonesia (PGI) Surabaya tengah fokus membina atlet muda sebagai persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Upaya ini diwujudkan lewat penyelenggaraan Turnamen Junior Golf Walikota Surabaya Cup 2026 yang berlangsung di Bukit Darmo Golf pada 16-17 Mei 2026.
Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian program “Suroboyo Wani” yang dirancang sebagai wadah pembinaan sekaligus seleksi atlet golf muda di Surabaya. Sebanyak 50 pegolf junior berusia antara 12 sampai 23 tahun dari berbagai daerah turut bersaing dalam ajang ini selama dua hari.
Ketua pelaksana turnamen, Henri Darmawan, menjelaskan bahwa Walikota Cup bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan juga ajang pembentukan mental dan pengalaman bertanding bagi atlet muda. “Turnamen ini merupakan bagian dari persiapan jangka panjang untuk mempertahankan gelar juara umum cabang golf di Porprov Jawa Timur 2027,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PGI Surabaya, Syamanta Novan, menambahkan bahwa program “Suroboyo Wani” akan digelar dalam empat seri sepanjang tahun 2026. Melalui rangkaian ini, PGI melakukan pemantauan dan seleksi ketat terhadap 30 hingga 40 atlet junior aktif yang diproyeksikan masuk dalam tim Porprov.
Untuk meningkatkan kualitas persaingan, peserta dari berbagai daerah sengaja diikutsertakan agar atmosfer kompetisi lebih kompetitif sekaligus menjadi tolok ukur kemampuan atlet Surabaya. “Kami mengamati perkembangan para pegolf dan menyeleksi pemain terbaik yang layak mewakili Surabaya di Porprov 2027,” jelas Syamanta.
Di kategori putra, Brillian Elang berhasil tampil dominan dengan total gross 145, mencatat skor 75 di ronde pertama dan 70 di ronde kedua. Performa terbaik ini membawanya meraih juara utama putra. Brillian mengungkapkan bahwa kondisi cuaca yang berubah dari panas terik di awal menjadi mendung dan berangin pada hari kedua membantunya bermain lebih stabil.
Namun, Brillian menilai tantangan terbesar di lapangan Bukit Darmo adalah aspek mental. Ia mengingatkan bahwa kemudahan lapangan bisa membuat pemain lengah dan meremehkan situasi. Meski sempat mengalami kesulitan di Hole 16 Par 3 yang dianggap tricky, Brillian tetap menjaga keunggulan dari pesaingnya hingga akhir pertandingan.
Di sisi lain, Farah Anabel Xafiera atau Abel keluar sebagai juara kategori putri dengan total gross 150, hasil dari skor 77 dan 73. Perjalanan Abel menuju gelar juara tidak mudah, karena ia sempat kehilangan fokus akibat panas pada hari pertama dan terganggu insiden pemain lain yang masuk ke area permainannya pada hari kedua.
Abel mengaku sempat merasa peluang juara tertutup, namun akhirnya berhasil bangkit dan mempertahankan performanya hingga meraih kemenangan. “Saya sempat benar-benar merasa sudah kalah, tapi senang bisa kembali fokus dan bangkit,” ucapnya.
PGI Surabaya berharap kompetisi seperti Walikota Cup dapat meningkatkan konsistensi dan mental bertanding atlet muda golf di Jawa Timur. Selain itu, ajang ini juga diharapkan memperkuat proses regenerasi atlet golf menuju tingkat nasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan