Media Kampung – SD Islam Muhammadiyah 1 Panji di Situbondo, Jawa Timur, meluncurkan program inovatif bernama Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) bagi siswa kelas VI. Program ini bertujuan menanamkan jiwa religius serta melestarikan tradisi pesantren di kalangan generasi muda.
Kepala sekolah Rahmatul Irfan Fanany menjelaskan bahwa Mabit dirancang untuk membekali siswa dengan nilai-nilai keagamaan dan wawasan kebangsaan. Kegiatan ini dilakukan dengan menginap di masjid dan menjalani aktivitas serupa dengan kehidupan di pondok pesantren.
Program Mabit menjadi budaya lokal yang diharapkan mampu mencetak pribadi sholih dan sholihah, berakhlakul karimah, serta cinta pada agama dan bangsa. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren yang menjadi landasan pelestarian tradisi pesantren.
Irfan menegaskan bahwa inovasi ini juga bertujuan membentengi siswa dari radikalisme, kurangnya minat belajar ilmu agama, dan pergaulan modern yang negatif. Dengan Mabit, siswa diharapkan siap melanjutkan pendidikan ke pesantren maupun jenjang formal setelah lulus.
Rangkaian kegiatan Mabit dimulai dengan shalat Ashar berjamaah, murojaah Alquran dan hadits, serta kajian keagamaan. Setelah shalat Isya, siswa mempelajari Fiqh lalu beristirahat. Pada pukul 02.00 WIB, mereka melaksanakan shalat Tahajjud, dilanjutkan tilawah Alquran dan tahsin hingga Subuh.
Usai shalat Subuh, siswa berolahraga dan menikmati makanan ringan sebelum dijemput orang tua pada pukul 06.00 WIB. Program ini diharapkan menjadi benteng bagi generasi muda dari pengaruh budaya negatif dan pergaulan yang salah.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan