Media Kampung – Kebakaran RS Syekh Yusuf di Gowa Hanguskan Ruang Radiologi, Tak Ada Korban Jiwa terjadi pada Jumat siang, menimbulkan kepanikan di antara pasien dan staf, namun beruntung tidak ada jiwa yang terluka. Api pertama terlihat di sayap kiri gedung utama, tepat di sebelah instalasi pemeliharaan sarana dan prasarana (IPSRS), kemudian cepat meluas ke ruang radiologi yang berada tidak jauh dari IGD.
Rangkaian Kejadian
Pukul sekitar 12.36 WITA, petugas laundry yang sedang melakukan tugas rutin melaporkan adanya asap tebal di sayap kiri rumah sakit. Menurut dr. Gaffar T. Karim, Direktur Utama RS Syekh Yusuf, petugas keamanan segera mencoba memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR), namun kobaran api terlalu besar sehingga tiga unit APAR tidak mampu menahan laju penyebaran.
Beberapa pasien yang berada di ruang tunggu IGD dan sekitarnya panik dan dikerahkan untuk dievakuasi. Seluruh karyawan sedang melaksanakan salat Jumat ketika suara teriakan “kebakaran!” memecah keheningan. Setelah ibadah selesai, koordinasi dengan pihak pemadam kebakaran (Damkar) segera dilakukan.
Penanganan Damkar
Tim pemadam kebakaran Gowa bersama tujuh unit tambahan dari Kota Makassar dikerahkan, total sekitar 50 personel. Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Damkar Gowa, Syamsul Bahri, menjelaskan bahwa langkah pertama mereka adalah memblokade api untuk mencegah penyebaran ke bangunan lain. Dalam waktu setengah jam, api berhasil dikuasai, dan selama satu setengah jam berikutnya tim melakukan pendinginan serta penguraian material yang masih berpotensi menyala.
- 12 unit armada damkar dikerahkan.
- Penanganan awal fokus pada blokade api.
- Pengendalian selesai dalam kurang dari satu jam.
Penyebab dan Dampak
Sementara penyebab pasti masih dalam penyelidikan, indikasi awal menunjuk pada korsleting listrik yang memicu kebakaran di area instalasi listrik. Tim investigasi masih melakukan asesmen kerusakan, termasuk estimasi material yang terbakar dan potensi kerugian ekonomi.
Ruang radiologi, yang menjadi pusat layanan diagnostik penting, rusak total. Namun, tidak ada laporan kerusakan pada ruang ICU atau ruang perawatan intensif, sehingga layanan kritis tetap dapat beroperasi di bagian lain rumah sakit.</n
Polisi setempat telah memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk memastikan proses investigasi berjalan lancar dan mengamankan saksi-saksi.
Reaksi Masyarakat dan Upaya Pemulihan
Masyarakat Gowa dan sekitarnya memberikan dukungan moral kepada tenaga medis serta keluarga pasien yang terdampak. Beberapa relawan menawarkan bantuan logistik, termasuk penyediaan tenda darurat dan peralatan medis sementara.
Direktur Utama RS Syekh Yusuf menegaskan komitmen rumah sakit untuk segera memulihkan fasilitas radiologi, termasuk rencana pengadaan mesin baru dan perbaikan instalasi listrik agar kejadian serupa tidak terulang.
Kesimpulan
Kebakaran RS Syekh Yusuf di Gowa Hanguskan Ruang Radiologi, Tak Ada Korban Jiwa menunjukkan kesiapsiagaan tim damkar dan respons cepat pihak rumah sakit. Meskipun infrastruktur penting rusak, tidak ada kehilangan jiwa, dan upaya pemulihan sudah digencarkan. Penyebab korsleting listrik menjadi pelajaran penting bagi manajemen fasilitas kesehatan dalam meningkatkan standar keamanan listrik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan