Media Kampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Universitas Muhammadiyah Jember melaksanakan pengumpulan Bank Sampah di TKIT Al‑Fath Jember sebagai upaya edukasi lingkungan bagi siswa sejak usia dini.
Kegiatan ini diadakan setiap hari Jumat dan melibatkan siswa, guru, serta orang tua murid secara aktif.
Siswa diminta membawa sampah anorganik seperti botol plastik, gelas, kertas, kardus, dan kemasan lain yang masih dapat didaur ulang.
Setibanya di sekolah, sampah tersebut ditimbang dan dicatat menurut masing‑masing peserta sebelum dipilah berdasarkan jenisnya.
Proses pemilahan memudahkan pengelolaan selanjutnya dalam sistem Bank Sampah yang telah dibentuk oleh tim KKN.
Program Bank Sampah bertujuan menanamkan kebiasaan positif pada anak-anak agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Selain menekankan pentingnya pemilahan, siswa juga diajarkan bahwa sampah dapat dikelola kembali menjadi produk bernilai ekonomi.
Mahasiswa menjelaskan, “Dengan menimbang dan memilah sampah, anak-anak belajar nilai ekonomi dari barang bekas dan pentingnya menabung sampah”.
Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi saat menimbang dan memisahkan sampah yang mereka bawa dari rumah.
Kegiatan ini menjadi pembelajaran praktik yang menyenangkan karena melibatkan langsung proses pengelolaan sampah.
Hasil pengumpulan akan diolah melalui sistem Bank Sampah dan menjadi tabungan sampah bagi masing‑masing siswa.
Tabungan sampah tersebut memberikan motivasi tambahan bagi anak untuk terus mengumpulkan bahan yang dapat didaur ulang.
Orang tua menyambut baik program ini, menilai bahwa selain mendidik anak tentang lingkungan, kegiatan ini meningkatkan kesadaran keluarga dalam memilah sampah di rumah.
Salah satu orang tua mengungkapkan, “Program ini membantu kami lebih sadar dalam mengelola sampah sehari‑hari”.
Pihak sekolah berharap generasi muda yang terbentuk dapat hidup bersih dan memiliki kesadaran menjaga bumi sejak dini.
Kerjasama antara mahasiswa KKN, sekolah, dan orang tua terbukti mampu menciptakan perubahan positif dalam karakter anak.
Program ini juga memperkuat peran universitas dalam pengabdian masyarakat melalui kegiatan berbasis lingkungan.
Ke depan, tim KKN berencana memperluas jaringan Bank Sampah ke sekolah lain di wilayah Jember.
Dengan langkah tersebut, diharapkan semakin banyak anak belajar menabung sampah dan menginternalisasi nilai kebersihan serta keberlanjutan lingkungan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan