Media Kampung – 18 April 2026 | Warga Dusun Waringinrejo, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo mengeluarkan kasur, karpet, dan perabotan lain setelah rumah mereka terdampak banjir yang tercampur oli, sementara PO SAN Solo menjanjikan kompensasi.

Banjir terjadi pada Rabu 15 April 2026 ketika air menggenangi wilayah tersebut dan sekaligus menembus penampungan oli milik PO BUS SAN yang berada di garasi bus.

Air yang mengandung oli menetes ke rumah warga, meninggalkan noda hitam pada dinding dan bau oli yang masih tercium meski lantai sudah dibersihkan.

“Saat air surut, kami langsung menyikat bersih bersama‑sama. Jalannya kami sikat bareng‑bareng, supaya tidak ada residu tersisa,” ujar Agus, salah satu warga yang membantu membersihkan gang Nuri.

Agus menambahkan, “Barang‑barang seperti kasur kami buang karena air sudah masuk semua, sehingga tidak dapat dipakai lagi.”

Warga menyatakan belum menerima kompensasi, namun ketua RT dan RW telah mengirimkan surat permohonan melalui grup WhatsApp kampung.

Menurut kepala cabang PO SAN Solo, Suherman, penutup penampungan oli terangkat pada pukul 05.00 WIB saat banjir mulai masuk, sehingga oli yang lebih ringan daripada air tumpah ke pemukiman.

“Oli lebih ringan, penutupnya terangkat karena dorongan air, kemudian tutupnya lepas,” jelas Suherman dalam pernyataan terpisah.

Pihak PO SAN segera menutup kembali penampungan dengan busa, mengumpulkan oli yang keluar menggunakan gayung, dan memindahkannya ke drum untuk mencegah pencemaran lebih lanjut.

Untuk mencegah kejadian serupa, perusahaan berencana merenovasi penampungan oli dengan meninggikan struktur serta memperbaiki sistem penutup.

Kejadian ini berbeda dengan banjir tahun 2007, ketika tidak terjadi tumpahan oli karena sistem penyimpanan pada saat itu masih berfungsi baik.

PO SAN menyatakan masih menunggu data lengkap jumlah KK yang terdampak, baik di Desa Cemani maupun di Tanjunganom, sebelum menghitung nilai kompensasi.

Saat ini warga terus membersihkan sisa oli dan perabotan yang rusak, sambil menunggu hasil verifikasi data dan realisasi kompensasi dari PO SAN.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.